Posted by Quito Riantori in Artikel, Bilik Renungan, Tasawwuf.

“Happiness is not the absence of problems but the ability to deal with them”
“Kebahagiaan itu bukan dengan ketiadaan berbagai problem tetapi kemampuan mengatasi problem-problem tersebut” (Anonymous)
“Hal penting tentang problem adalah bukan jalan keluarnya, tetapi adalah kekuatan yang kita peroleh ketika kita menemukan jalan keluarnya”
Itulah mengapa Stephen R. Covey, penulis buku laris “The Seventh Habit” mengatakan, “The way we see the problem is the problem”, Cara kita memandang problem itu sendiri merupakan problem. (more…)
Posted by Quito Riantori in Artikel, Bebas, Breaking News.

“AHMADINEJAD THE NUCLEAR SAVIOR
Membidas Hegemoni AS & Zionis”
Sebuah Narasi Hidup tentang pribadi Ahmadinejad
dan Revolusi Nuklirnya untuk Perdamaian Dunia.
karya :
Adel El-Gogary
Pemred Al-Ghad Al-Arabi, Pusat Jurnalis Arab
Hard Cover, 337 hlm, Rp 62.000,- (more…)
Posted by Quito Riantori in Artikel, Bilik Renungan, Tasawwuf.

“Tiap-tiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah sehingga lidahnya lancar berkata-kata. Maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya seorang Yahudi, seorang Nashrani, atau seorang Majusi” (Rasulullah Saw, Hadits Riwayat Al-Aswad bin Sari’) (more…)
Posted by Quito Riantori in Apa Kabar Indonesia?, Artikel, Iran Vs Thaghut.

Hikmahanto Juwana
Guru Besar Hukum Internasional FH-UI, Jakarta
Dengan pemerintah atas Resolusi Dewan Keamanan PBB 1747 untuk memperberat sanksi terhadap Iran menuai reaksi. Pemerintah berupaya melakukan damage control. Kebijakan pemerintah itu menjadi sumber ketidakpuasan berbagai pihak terhadap pemerintahan SBY.
Menakar justifikasi
Justifikasi keputusan pemerintah yang dikemukakan Menlu dan juru bicara Presiden kurang memadai dalam meyakinkan publik. Justifikasi yang diberikan masih dapat dipersoalkan. (more…)
Posted by Quito Riantori in Apa Kabar Indonesia?, Artikel, Bebas, Iran Vs Thaghut.

Farid Wadjdi
Dukungan Indonesia terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 1747 yang memberikan sanksi terhadap Iran telah menjadi kontroversi. Pemerintah dianggap telah melukai Iran. Ada juga yang menyatakan Indonesia telah keluar dari kebijakan politik luar negeri bebas dan aktif. Pemerintah dianggap lebih memilih tunduk kepada kepentingan Amerika Serikat. (more…)
Posted by Quito Riantori in Artikel, Bebas, Iran Vs Thaghut.

oleh : Husain Heriyanto
Dosen Logika dan Epistemologi ICAS, Universitas Paramadina – Jakarta
Sebagian fakta yang diungkap oleh Dino Patti Djalal, jubir presiden, dalam esainya ‘RI, DK PBB dan Nuklir Iran’ di sebuah harian nasional (28 Maret 2007) adalah tak terbantahkan. Termasuk di dalamnya tentang sulitnya dan dilematisnya posisi Indonesia yang berhubungan baik dengan kedua kubu yang bertikai, khususnya Iran dan negara-negara Barat. (more…)
Posted by Quito Riantori in Apa Kabar Indonesia?, Artikel, Bebas, Iran Vs Thaghut.

Simbol Ketidakberdayaan Masyarakat Internasional
Oleh: Rakaryan Sukarjaputra
Faktor Iran
Sejak awal persoalan Iran dengan Barat, seperti disampaikan Menlu Hassan, yaitu menyangkut ketidakpercayaan. Negara-negara Barat jelas tidak percaya terhadap program nuklir Iran yang diklaim untuk tujuan damai, apalagi setelah Iran menolak bekerja sama dengan IAEA.
Di pihak Iran, negara itu juga belajar dari preseden buruk soal Irak yang sebelumnya menjadi bulan-bulanan tudingan Barat dan pemeriksaan IAEA hingga kemudian tetap menjadi sasaran serangan militer AS meski IAEA tidak menemukan petunjuk kuat mengenai pengembangan senjata pemusnah massal di negara itu. (more…)
Posted by Quito Riantori in Apa Kabar Indonesia?, Artikel, Bebas, Iran Vs Thaghut.

Abdurrahman Suparno
Dosen Jurdik Fisika, FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta
Keputusan pemerintah RI mendukung Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 1747 tentang penjatuhan sanksi terhadap program nuklir Iran dinilai banyak pihak keterlaluan. Beberapa tokoh nasional menunjukkan sikap menentang keputusan tersebut. Din Syamsuddin, ketua umum PP Muhammadiyyah mengatakan bahwa keberadaan Indonesia dalam DK PBB menjadi tidak bermakna lagi bagi sebuah negara besar dan berdaulat untuk menciptakan keseimbangan global. (more…)
Posted by Quito Riantori in Apa Kabar Indonesia?, Artikel, Bebas, Bilik Renungan, Iran Vs Thaghut.

Riza Sihbudi
Penasihat Indonesian Society for Middle East Studies (ISMES)
Muhammadiyah dan Nahdhatul Ulama (NU) merupakan dua organisasi Kemasyarakatan (ormas) Islam yang terbesar di Indonesia. Keduanya bahkan dianggap sebagai ormas yang mewakili suara kaum Muslim ‘moderat’ yang merupakan mayoritas di Tanah Air. Oleh sebab itu, apa yang dikemukakan kedua ormas itu bisa secara sah diklaim sebagai suara umat Islam Indonesia. Suka atau tidak suka. Ini jika kita sepakat mengakui prinsip-prinsip demokrasi. (more…)