jump to navigation

Sa’di Tentang Isteri Rabu, 26 September, 2007

Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan, Puisi & Syair.
trackback

bilik-renungan_02.JPG

Lelaki miskin adalah raja,

Bila isterinya taat dan punya sopan santun

jangan sedih memikirkan

kesukaran di siang hari

bila di malam hari penghalau kesedihanmu

berada di sisimu

akan diperolehnya apa yang menjadi

keinginan hatinya

bila sang kekasih berpikiran seirama

dengannya

Dan pandanglah wanita karena kesucian

dan kata-katanya yang ramah,

bukan karena kecantikan dan kekayaannya

wanita yang berakhlak lebih didamba

ketimbang yang cantik tapi berakhlak buruk

karena kesantunan dapat

menutupi segala cacat

Hati-hatilah terhadap si cantik

yang berakhlak buruk

semoga langit melindungi kita

dari wanita berakhlak buruk

penjara lebih baik daripada

rumah penuh kerut dahi

baginya lebih senang bepergian

bila wanita berisi wanita bertabiat buruk

tertutuplah pintu kebahagiaan

bila suara sang isteri

lebih keras dari suara suaminya

berjalan dengan kaki telanjang lebih baik

daripada memakai sepatu ketat

kesengsaraanmengembara lebih baik

daripada berselisih di rumah

Bustan Sa’di

About these ads

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 156 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: