jump to navigation

Beberapa Tafsir Bekas (Min Atsari al-) Sujud Senin, 22 Oktober, 2007

Posted by Quito Riantori in About Wahabism-Salafism, Artikel, Opini.
add a comment

sujud.jpg

Salamun Alaykum wr. Wb.

Setelah saya mencoba membuka beberapa Tafsir Al-Quran tentang kalimat pada ayat : “…tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud.” (QS Al-Fath (48) ayat 29) (lagi…)

Tiada Kebaikan Bagi Orang Yang Tidak Memperoleh Kasih Sayang Senin, 22 Oktober, 2007

Posted by Quito Riantori in Artikel.
add a comment

tiada-kebaikan.jpg

Beberapa waktu Ramadhan yang lalu kita melihat sebuah tayangan berita di televisi di mana sekelompok orang berpakaian putih-putih, mengenakan kopiah putih, dan sebilah tongkat panjang yang siap digunakan untuk memukul orang atau merusak dagangan orang yang berjualan. Mereka mengobrak-abrik beberapa warung di sebuah kawasan tertentu. Mereka berteriak-teriak ganas bak orang yang kesetanan sambil berteriak : “Allahu Akbar!” berkali-kali. (lagi…)

Khazanah Hikmah Ahlul-Bayt Nabi Senin, 22 Oktober, 2007

Posted by Quito Riantori in Khazanah Hikmah Ahlul-Bayt.
add a comment

khazanah-hikmah.jpg

* Rasulullah Saw bersabda : “Barangsiapa yang tidak memperhatikan urusan kaum Muslimin, maka ia bukan tergolong dari mereka. Dan barangsiapa yang mendengar panggilan saudaranya yang meminta tolong namun ia tidak menolongnya, maka ia bukan seorang muslim.” (Bihar al-Anwar 74:339) (lagi…)

Imam Mahdi Menurut Ibn ‘Arabi Senin, 22 Oktober, 2007

Posted by Quito Riantori in All About Ahlul Bayt, All About Imam Mahdi.
39 comments

mahdi2.jpg

Syekh al-Akbar Muhyiddin Ibn ‘Arabi qs, di dalam salah satu karya magnum opusnya, Futuhat al-Makkiyyah mengatakan, “Ketahuilah bahwa al-Mahdi as itu pasti keluar, namun ia tidak akan keluar kecuali apabila dunia sudah penuh dengan kezaliman dan dialah yang akan melenyapkan kezaliman itu dan menggantikannya dengan keadilan. (lagi…)

Bagaiamana Cara Marah Yang Konstruktif? Senin, 22 Oktober, 2007

Posted by Quito Riantori in Anger Management, Artikel.
1 comment so far

marah.jpg

Imam Ja’far al-Shadiq as berkata, ”Amarah itu dapat melenyapkan sifat arif dari kalbu. Barangsiapa yang belum sanggup mengendalikan amarahnya, maka belumlah ia layak dikatakan sebagai orang yang berakal.” 1] (lagi…)