jump to navigation

Rumah Yang Senatiasa Diberkati Selasa, 2 Juni, 2009

Posted by Quito Riantori in All About Ahlul Bayt, All About Zikir.
trackback

fathimah al-zahra5

Rasulullah saww bersabda : “Perumpamaan rumah yang banyak disebut nama Allah di dalamnya adalah seumpama kehidupan dan kematian” 41]

RUMAH yang banyak disebut nama Allah seolah seperti kehidupan, bercahaya, dinamis dan penuh berkah spiritual, sebaliknya rumah yang hampa dari sebutan nama Allah bak kuburan atau rumah kematian. Diriwayatkan bahwa Nabi saww bersabda : “Perbedaan antara rumah yang terisi dengan dzikir dan rumah yang tak terisi dengan dzikir seperti perbedaan antara orang hidup dan orang mati.” 42]

Imam Ali as menjelaskan lebih jauh :  “Rumah yang di dalamnya dibacakan al Qur’an dan banyak disebut nama Allah ‘Azza wa Jalla  (Yang Maha Perkasa dan Maha Agung) akan banyak berkahnya dan dihadiri oleh para Malaikat,  dan mengusir setan serta menerangi penduduk langit sebagaimana bintang-bintang menerangi penduduk bumi” 43]

Harus disadari bahwa ayat-ayat al-Qur’an, asma-asma Allah yang berkumandang di sampai ke sudut-sudut dan ruang-ruang rumah akan terisikan oleh energi-energi positif. Semakin banyak dikumandangkan nama-nama Allah maka akan terbentuklah sebuah kekuatan yang dapat menangkal dan mengusir energi-energi negatif.

Bahkan setan-setan dan jin-jin jahat yang merupakan pembawa dan penyebab munculnya energi-energi negatif itu pun akan hengkang dari rumah yang seperti itu. Kadang energi negatif muncul dari pola pikir dan kesadaran yang lemah akibat kurangnya seseorang berdzikir.

Energi-energi negatif inilah yang sering menimbulkan stress dan kejenuhan. Semua keburukkan dan kesengsaraan bersumber dari energi ini. Ruang yang dipenuhi oleh energi negatif sangatlah berbahaya, bahkan lebih berbahaya dari gas yang mematikan.

Karena itu banyak-banyaklah Anda berdzikir. Dengan banyaknya dzikir dilafadzkan di rumah maka energi-energi negatif tersebut akan tersingkirkan, sehingga kesedihan, duka dan nestapa yang disebabkan oleh hal-hal yang berhubungan dengan duniawi tidak akan mampu mempengaruhi pikiran dan jiwa sang penghuni.

Hal ini akan semakin membantu meningkatkan kekhusyu’an dan intensitas ibadah kepada Yang Rahman. Pada akhirnya rumah yang dipenuhi dzikir serta lafadz-lafadz “Allah” akan menyedot rezeki, cinta kasih dan ketentraman bagi penghuninya.

MUNGKIN pada awalnya Anda saja yang banyak berdzikir kepada Allah SwT di dalam rumah Anda. Namun dengan ketekunan dan ketulusan Anda, insya Allah energi atau aura dari dzikir yang telah Anda lakukan menimbulkan simpati orang-orang yang tinggal serumah dengan Anda, misalnya isteri Anda atau anak Anda atau saudara atau saudari Anda atau mungkin juga kedua orang tua Anda.

Akhirnya semua orang yang tinggal seatap dengan Anda ikut berdzikir seperti Anda. Hawa dan udara di dalam rumah Anda yang dipenuhi dzikir akan terasa sejuk dan tersirami oleh cahaya rahmat, berkah serta cinta-Nya. Al Qur’an Yang Mulia mengatakan : “Laki-laki dan perempuan yang banyak berdzikir kepada Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar” (QS 33 : 35).

Suami isteri atau seorang ayah, ibu dan anaknya yang banyak melakukan aktifitas dzikir di rumah mereka adalah orang-orang yang Allah telah sediakan bagi mereka ampunan (maghfirah) dan ganjaran yang besar.

TELADAN YANG INDAH DARI RUMAH YANG DIBERKATI

SAYA kira tidak ada rumah seindah dan lebih besar berkatnya selain dari rumah Imam Ali bin Abi thalib as dan isteri tercintanya, Sayyidah Fathimah al-Zahra. Karena Allah ‘Azza wa Jalla mengabadikan kebesaran berkah dan kesucian rumah mereka di dalam Kitab-Nya Yang Mulia : “Di dalam rumah-rumah yang Allah telah perintahkan agar dimuliakan (diangkat derajatnya) dan disebut nama-Nya di dalamnya  pada waktu pagi dan petang” (QS 24 : 36)

Diriwayatkan oleh Ibnu Mardawaih dari Anas bin Malik dan Buraidah bahwa mereka berdua (Anas dan Buraidah) mengatakan : Rasulullah saww ketika membaca ayat (QS 24 : 36), seorang laki-laki bangkit berdiri dan bertanya kepada beliau saww, ”Rumah yang manakah yang dimaksud rumah dalam ayat tersebut, wahai Rasulullah?” Rasulullah saww menjawab,”Rumah para nabi!” Maka Abu Bakar pun bangkit berdiri sambil berkata,”Tapi, wahai Rasulullah, bukankah rumah ini rumah Ali dan Fathimah?”. Rasul saww menjawab, ”Iya benar! Rumah mereka termasuk di dalam keutamaan-keutamaannya!” 43a]

Banyak sekali riwayat yang menjelaskan keutamaan rumah Ali dan Fathimah yang di dalamnya senantiasa diisi dengan keindahan ilmu dan taqwa.

Ketahuilah,

Apapun yang menjadikanmu tergetar,

itulah yang terbaik bagimu!

Dan karena itulah hati seorang

pencinta lebih besar daripada

Singgasana Tuhan

(Rumi, 6400)

Laa haula wa laa quwwata illa billah, tiada daya dan kekuatan kecuali karena pertolongan Allah jua.

About these ads

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 210 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: