jump to navigation

JK Beberkan Ciri-ciri Penganut Neoliberal Jumat, 5 Juni, 2009

Posted by Quito Riantori in Apa Kabar Indonesia?, Artikel.
add a comment

Gunawan Mashar – detikPemilu

akarta – Di depan ratusan para pendukungnya, Calon Presiden dari Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) menjelaskan perbedaan penganut neoliberal dan ekonomi kerakyatan. Ciri penganut neoliberal adalah mendewakan pasar modal dan indeks. (lagi…)

JK: Membangun Bangsa Jangan Hanya Pidato Jumat, 5 Juni, 2009

Posted by Quito Riantori in Apa Kabar Indonesia?.
add a comment

jk3

Gunawan Mashar – detikPemilu

Palu – Penyelesaian permasalahan bangsa dibutuhkan kesigapan pemimpin untuk turun langsung ke lapangan. Masalah ataupun konflik tidak akan selesai bila pemimpin cuma berpidato dan bersembunyi di Jakarta. (lagi…)

Isu Pokok Ambalat Jumat, 5 Juni, 2009

Posted by Quito Riantori in Artikel.
add a comment

hikmahanto

Hikmahanto Juwana

Jumat, 5 Juni 2009 | 02:56 WIB

Wilayah laut Ambalat mencuat kembali beberapa hari terakhir setelah pernah mencuat di publik pada tahun 2005.

Berbagai pihak telah memberikan komentar dan ulasan. Nasionalisme warga Indonesia pun bangkit. Menjadi pertanyaan, apa yang menjadi dasar dipermasalahkannya wilayah laut di Ambalat? Apakah isu kepemilikan wilayah laut? Ataukah provokasi kapal patroli Malaysia? (lagi…)

Prita & Budaya Kritik Jumat, 5 Juni, 2009

Posted by Quito Riantori in Apa Kabar Indonesia?, Artikel, Bilik Renungan, Opini.
1 comment so far

criticism3

Quito R. Motinggo

Baru-baru ini kita, masyarakat Indonesia yang masih memiliki hati nurani dicengangkan oleh kasus Prita. Seorang ibu rumah tangga yang hanya mengeluhkan nasibnya yang menjadi korban sebuah RS bertaraf Internasional, tiba-tiba dijebloskan ke penjara tanpa proses yang wajar dan pengadilan. (lagi…)

Imam Khomeini – Keteguhan Iman Seorang Ayah Jumat, 5 Juni, 2009

Posted by Quito Riantori in All About Ahlul Bayt.
6 comments

Imam khomeini

Zahra Mostafavi, putri Imam Khomeini, memberi kesaksian tentang keteguhan Imam Khomeini pada saat-saat sulit dan genting. Berikut ini kesaksiannya :

Putri Imam Khomeini yang paling kecil mengandung saat berusia 18 tahun. Ketika kandungannya berusia 7 bulan, seorang dokter ahli mengatakan bahwa ada gejala serius yang membahayakan nyawa sang ibu serta bayi yang dikandungnya dan hanya salah seorang saja yang dapat diselamatkan. (lagi…)