Hadis Hadis Pilihan Tentang Mengingat Mati


Rasulullah Saw bersabda, “Orang yang paling zuhud adalah orang yang tidak melupakan kubur dan kebinasaan (maut), meninggalkan perhiasan dunia yang terbaik, memilih sesuatu yang kekal (akhirat) ketimbang yang fana (dunia), tidak menduga-duga hari esok dari hari sekarang, dan menganggap dirinya sendiri sebagai orang yg telah mati.” (Nahjul Fashahah, hadis no. 271)

Rasulullah Saw bersabda, “Malulah kepada Allah dengan sebenar-benarnya. Siapa yang malu kepada Allah dengan sebenar-benarnya, hendaklah menjaga kepala dan apa yang dikandungnya, menjaga perut dan apa yang ditampungnya, dan mengingat kematian dan kebinasaan. Siapa yang menginginkan akhirat, hendaklah meninggalkan perhiasan dunia. Siapa yang melakukan itu semua, dia sungguh telah malu kepada Allah dengan sebenar-benarnya. (Nahjul Fashahah, hadis no. 275)

Rasulullah Saw bersabda, “Tengoklah kuburan dan renungkanlah tentang kebangkitan setelah kematian! (Nahjul Fashahah, hadis no. 331)

Rasulullah Saw bersabda, “Orang yang paling baik keadaannya menurutku adalah seorang mukmin yang ringan punggungnya (sedikit harta, keturunan, dan tanggung jawabnya), banyak melaksanakan shalat, sabar dengan rezeki yang hanya mencukupi kebutuhan ala kadarnya hingga ajal menjemput untuk bertemu Allah, bagus ibadah kepada Tuhannya, tidak dikenal orang, kematiannya dipercepat, warisannya sedikit, dan tidak banyak orang yang menangisi saat kematiannya. (Nahjul Fashahah, hadis no. 372)

Entri ini ditulis dalam Khazanah Hikmah Ahlul-Bayt. Buat penanda ke permalink.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s