jump to navigation

Kontroversi Tanah Fadak Kamis, 31 Mei, 2007

Posted by Quito Riantori in All About Ahlul Bayt, Artikel, Bilik Renungan.
18 comments

TANAH FADAK adalah salah satu isu yang paling kontroversial yang muncul setelah wafatnya Rasulullah Saw.

Di dalam Shahih Bukhari, diriwayatkan dari Aisyah (Ummul Muminin), bahwa setelah wafatnya Rasulullah Saw, Fatimah, putri sang Nabi meminta kepada Abu Bakar agar memberikan warisannya dari harta fa’i yang ditinggalkan mendiang ayahnya. (lebih…)

Iklan

Jalan Kebenaran Itu Mungkin Salah Kamis, 31 Mei, 2007

Posted by Quito Riantori in Artikel, Bilik Renungan, Kearifan Universal, Opini.
5 comments

jalan-kebenaran.jpg

Quito R. Motinggo

Tak seorang pun dapat mencapai Kebenaran

sebelum ia sanggup berpikir bahwa Jalan Kebenaran itu sendiri mungkin salah”

(Imam Ali as, Thinkers of The East)

Kebanyakan orang berpikir bahwa apa yang mereka yakini saat ini sebagai Jalan Kebenaran sudah merupakan kebenaran yang mutlak, tanpa mesti diuji lagi kebenarannya. Keyakinan seperti ini tentu saja semu, karena bagaimana pun orang-orang seperti ini bisa dianggap sebagai orang-orang yang enggan belajar atau orang-orang yang Al-Quran menyebut mereka hanya mengikuti persangkaan. “Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu (al-zhann) tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran.” (QS Yunus [10] : 36). (lebih…)

Apa Yang Kita Cari didalam Do’a-Do’a Kita? Rabu, 30 Mei, 2007

Posted by Quito Riantori in Artikel, Bilik Renungan, Tasawwuf.
add a comment

doa.jpg

Quito R. Motinggo

Akar kata du’a adalah da’a, yang berarti memanggil atau menyeru. Anda hanya dapat memanggil jika ada yang tak dapat dipisahkan dari dalam diri Anda, suatu energi yang akan menyempurnakan sebuah jawaban. Dari mana suatu pertanyaan datang, dari sana pula jawaban akan tiba. Yang memanggil sedang menyerukan satu kesatuan. Ia bisa memanggil karena ia mempunyai suatu energi di dalam dirinya dalam bentuk kehidupan yang merupakan sumber hasrat dari arah panggilan itu. Apa yang sedang Anda serukan berakar di dalam apa yang Anda panggil. Lewat pengalaman, seseorang menyadari, bahwa Anda hanya dapat meminta (berdoa) akan sesuatu yang Anda tahu dapat dicapai. Ini merupakan pengembangan fakultas intelek atau akal. (lebih…)

Anda Layak Bahagia Rabu, 30 Mei, 2007

Posted by Quito Riantori in Artikel, Bilik Renungan, Kearifan Universal, Opini.
add a comment

Quito R. Motinggo

The reason people find it so hard to be happy is that they always see the past better than it was, the present worse than it is, and the future less resolved than it will be

Penyebab orang merasa sulit menjadi bahagia adalah
karena mereka selalu melihat masa lalu
lebih baik ketimbang yang sebenarnya,
dan (melihat) masa sekarang lebih buruk daripada kenyataannya
dan masa depan (seolah) telah ditentukan ketimbang dimungkinkan”

~ Marcel Pagnol (lebih…)

66 Bukti Sejarah Pembelaan Amerika terhadap Zionis Israel Selasa, 29 Mei, 2007

Posted by Quito Riantori in All About Al-Quds, Artikel, Bilik Renungan.
11 comments

DR. Rif’at Sayyid Ahmad

(Penulis buku HIZBULLAH yang diterbitkan Pustaka IIMaN)

1- Sesaat setelah perjanjian Balfour di tandatangi pada tanggal 2 Februari 1917, presiden Amerika langsung memberikan konfrensi pers: “saya pribadi dan atas nama presiden, sangat bangga dengan sikap Negara koalisi dan rakyatnya yang setuju dengan berdirinya Negara komonoleth Yahudi Israel di Palestina dan saya sendiri mendukung secara mutlak berdirinya Negara Israel “. (lebih…)

Gold Profile of Imam Ali Selasa, 29 Mei, 2007

Posted by Quito Riantori in Breaking News.
add a comment

Menyaksikan Hari-hari Sang Kinasih Nabi

Syed M. Askari Jafari

Profesor Muhammad Kamil Hatha, Filosof dan sejarawan Mesir, , mempersembahkan penghormatannya kepada Imam Ali dengan kata-kata berikut:

Hidupnya adalah himpunan peristiwa yang menyenangkan, pertempuran berdarah dan episode yang menyedihkan. Kepribadiannya begitu agung berkat watak-wataknya yang unggul dan luhur. Setiap aspek dari kehidupannya begitu mulia dan agung, sehingga memikirkan satu fase kehidupannya akan membuat Anda merasa bahwa itulah fase terbaik dari karakternya dan gambaran terindah dari kepribadiannya. Namun merenungkan fase apa pun setelahnya, akan membuat Anda lebih terpesona dan Anda akan berkesimpulan bahwa tidak ada manusia yang bisa mencapai derajat keluhurannya. Begitu pun merenungkan aspek lainnya akan membuat Anda lebih terpana dan Anda akan menyadari bahwa di hadapan Anda adalah pribadi besar yang begitu agung sehingga Anda tidak dapat mengapresiasi keagungannya, dan Anda akan merasakan bahwa Ali adalah Imam (panglima) dalam medan tempur, imam dalam politik, imam dalam agama, imam dalam etika, filsafat, sastra, dan ilmu dan hikmah. Tidaklah sulit bagi Allah untuk menciptakan manusia seperti dia. (lebih…)

Mutiara Kearifan Senin, 28 Mei, 2007

Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan, Kearifan Universal, Mutiara Kearifan.
add a comment
  • Ubahlah cara berpikirmu, niscaya engkau dapat mengubah dunia-mu.

~ Norman Vincent Peale

  • Perbuatan kita memperlihatkan siapa kita, sama seperti kita memperlihatkan perbuatan-perbuatan kita.

~ George Eliot (lebih…)

Siapa Muawiyah Sebenarnya? Senin, 28 Mei, 2007

Posted by Quito Riantori in About Wahabism-Salafism, Artikel, Bilik Renungan.
5 comments

Quito R. Motinggo

Menurut kaum Wahabi & Nasibi yang diwakili oleh Abu Sulaiman 1] :

Muawiyah tidak menginginkan kekuasaan, atau dengan kata lain tidak menolak kekhalifahan Ali bin Abi Thalib ra, tetapi Muawiyah (hanya) meminta Ali agar menyerahkan pembunuh Utsman, dan setelah itu dia (Muawiyah) akan mematuhinya (Ali).”

Pernyataan di atas ini jelas-jelas janggal dan memang salah satu ciri kaum Wahabi & Nasibi yang selalu menggunakan argumen-argumen yang serba janggal. Karena bagaimana pun jika otak kita masih utuh, kita akan sadar bahwa apa yang diminta oleh Muawiyah saat itu adalah Qishash, dan Qishash hanya bisa dilaksanakan oleh seorang khalifah yang sah. (lebih…)

Sekadar Bencana Alam Ataukah Murka Allah? Rabu, 23 Mei, 2007

Posted by Quito Riantori in Artikel, Bilik Renungan, Opini.
5 comments

bencana.jpg

Kaum spiritualis percaya bahwa ALAM ini adalah SAUDARA BERSAR manusia. Istilah kerennya adalah Makrokosmos sedangkan manusia adalah Mikrokosmosnya. Hubungan keduanya adalah hubungan yang tak dapat dipisahkan, karena keduanya saling mempengaruhi, baik langsung maupun tidak langsung. Perbuatan-perbuatan manusia yang baik berpengaruh langsung pada Alam serta lingkungannya.

(lebih…)

Kesombongan dan Kebenaran Rabu, 23 Mei, 2007

Posted by Quito Riantori in Mutiara Kearifan.
add a comment

Seseorang yang memiliki kesombongan dikepalanya,
Jangan bayangkan ia akan pernah mendengar kebenaran”

(Sa’di Al-Syirazi)