jump to navigation

Ahlul Bait Penjaga Khazanah Kenabian Senin, 7 Mei, 2007

Posted by Quito Riantori in All About Ahlul Bayt, Artikel, Bilik Renungan, Khazanah Hikmah Ahlul-Bayt.
trackback

Para Imam Ahlul Bait a.s. adalah orang-orang yang telah menda­pat wewenang untuk menyimpan dan menyebarkan hadits-hadits Nabi saww kepada kaum muslimin hingga akhir zaman. Melalui merekalah Allah menjaga dan menyimpan khazanah hikmah Kenabian dan Risalah-Nya yang suci. Beberapa riwayat dari para Imam Ahlul Bait menjelaskan otoritas dan tanggung jawab mereka tersebut.

1. Di dalam tulisan Hasan bin Mahbub dengan sanadnya, ia berkata,”Aku bertanya kepada Abu Abdillah (Imam Ja’far ash-Shadiq) as,”Aku mendengar hadits, tetapi aku tidak tahu apakah dari engkau atau dari ayahmu?”, Imam menjawab,”Apa-apa yang kamu dengar dariku, maka itu semua diriwayatkan dari Rasulullah saww” (Bihar al-Anwar 2 : 161)

2. Dari Jabir dari Imam al-Baqir as, beliau berkata,”Wahai Jabir, sesungguhnya seandainya kami menyampaikan hadits kepadamu dari ra’yu (pendapat pribadi) dan hawa nafsu kami, maka pastilah kami termasuk orang-orang celaka. Akan tetapi kami menyampaikan hadits-hadits yang kami simpan (jaga) dari Rasulullah (saww) sebagaimana orang-orang menyimpan emas dan perak mereka” (Bihar al-Anwar 2:172)

3. Dari al-Fudlail dari Imam al-Baqir as, Imam berkata,”Kalau kami menyampaikan hadits dari ra’yu kami niscaya kami telah tersesat sebagaimana tersesatnya orang-orang sebelum kami. Tetapi kami menyampaikan hadits dari keterangan (bayyi­nat) Tuhan kami yang telah Dia terangkan kepada Nabi-Nya, dan Nabi menerangkannya kepada kami” (Al-Bihar 2:178)

4. Dari Jabir, dia berkata: aku bertanya kepada Imam al-Baqir as,”Apabila aku meriwayatkan suatu hadits, maka aku san­darkan sanadnya dariku?”, Imam berkata,”Aku meriwayatkan hadits dari ayahku, dari kakekku, dari Rasulullah saww, dari Jibrail, dari Allah. Dan setiap hadits yang aku sampaikan kepadamu itu melalui sanad yang seperti itu.” (Al-Bihar 2:178)

5. Dari Hammad bin Utsman dan Hisyam bin Salim dan selain keduanya, mereka berkata,”Kami telah mendengar Imam Ja’far ash-Shadiq (as) berkata,”Haditsku adalah hadits dari ayahku, dan hadits ayahku adalah hadits kakekku dan hadits kakekku adalah hadits al-Husain dan hadits al-Husain adalah hadits al-Hasan dan hadits al-Hasan adalah hadits Amirul Mu’minin (Ali bin Abi Thalib) dan hadits Amirul Mu’minin adalah hadits Rasulullah (saww) dan hadits Rasulullah adalah perkataan Allah ‘Azza wa Jalla” (Al-Bihar 2, Kitab al-Ilmu, bab 33)

Jadi semua periwayatan hadits yang diriwayatkan dari para Imam Ahlul Bait bersumber dari Rasulullah saww.

Iklan

Komentar»

1. yem - Jumat, 15 April, 2011

para imam ahlul baits adalah penjaga ilmu rasulullah dan dengan merekalh kita umat islam berpegang kerana mereka kita kearah islam yang benar bukan nya dengan ahlu unnah yang mendakwa mereka adalah mengikut sunnah nabi yang benar. buat apa kiata berpegang kepada sahabat yang lari medan perang dan tamak kan kekuasaan seperti abu bakar, umar dan uthman.

2. zul_250 - Sabtu, 16 Februari, 2013

ikutilah yg benar, karena kita semua mencari ridha allah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: