jump to navigation

Keadilan Sebagai Dasar Prinsip Moral Jumat, 29 Juni, 2007

Posted by Quito Riantori in Artikel, Bilik Renungan.
5 comments

keadilan.jpg

Satrio Pinandito Motinggo

There are seven sins in the world: Wealth without work,
Pleasure without conscience, Knowledge without character,
Commerce without morality, Science without humanity,
Worship without sacrifice and Politics without principle.

~ Mahatma Gandhi

Ada tujuh dosa di dunia ini, kata Mahatma Gandhi :
1. Kekayaan tanpa kerja

2. Bersenang-senang tanpa sadar

3. Pengetahuan tanpa karakter

4. Perdagangan tanpa moralitas

5. Sains tanpa kemanusiaan

6. Ibadah tanpa pengorbanan dan

7. Politik tanpa dasar yang kuat.
(lebih…)

Iklan

Siapakah Yang Mengatakan Sahabat Nabi Murtad? Kamis, 28 Juni, 2007

Posted by Quito Riantori in Artikel.
14 comments

 

pink_tulip_in_water1.jpg

 

 

 

 

 

 

 

The Prophet said:
“Some of my companions will come to me at my Lake
Fount,
and after I recognize them, they will then be taken away from me,
whereupon I will say, ‘My companions!
Then it will be said, ‘You do not
know what they innovated
(new things) in the religion after you
. 1]

 

Beberapa hari yang lalu secara tidak sengaja saya membaca sebuah tulisan pada situs resmi Wahabi yang isinya menuduh orang-orang Syiah beranggapan bahwa para sahabat Nabi murtad. Saya terkejut, karena sudah sangat lama sekali saya pernah membaca beberapa hadis dari Rasulullah Saw tentang ini. Apakah para “ustadz” atau para “alim” Wahabi itu tidak tahu atau pura2 tidak tahu tentang hadis2 ini? Sebelum kita membahas permasalahan yang cukup sensitif ini, saya mohon pembaca benar-benar menyimak tulisan ini secara seksama agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berakibat terjadinya kecurigaan yang tidak mendasar. Tulisan ini semata-mata bertujuan untuk mencari tahu siapa sebenarnya yang mengatakan para sahabat Nabi murtad sepeninggal Nabi Saw. (lebih…)

12 Langkah Mengatasi Kemarahan Kamis, 28 Juni, 2007

Posted by Quito Riantori in Anger Management, Artikel.
56 comments

12_langkah.jpg

Quito R. Motinggo

Rasulullah saww berkata, ”Maukah kalian kuberitahu orang yang paling menyerupaiku (pribadinya)?” Mereka (para sahabat) berkata,”Tentu, wahai Rasulullah!” Beliau mengatakan,”Yaitu orang yang paling baik akhlaknya, yang paling ‘sejuk’ naungannya, yang paling berbakti kepada kerabat-kerabatnya, yang paling besar cintanya kepada saudara-saudaranya, yang paling sabar dalam menetapi kebenaran, yang paling pemaaf, dan yang paling kuat kesadaran dirinya di saat ridha maupun di saat marah” (Bihar al-Anwar 66 : 306) (lebih…)

Mutiara Kearifan Kamis, 28 Juni, 2007

Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan, Mutiara Kearifan, Tasawwuf.
add a comment

kearifansufi.jpg

HAL HAL YANG BIASA
Rasyid Sitarazad dikunjungi
oleh rombongan yang ingin menjadi muridnya.
Pikiran mereka dipenuhi dengan keajaiban-keajaiban
yang dapat diperbuat Rasyid Sitarazad
dan hati mereka sangat bergejolak
karena berada sedemikian dekat dengan sumber pengetahuan.
(lebih…)

Ekspresi Ekspresi Cinta Selasa, 26 Juni, 2007

Posted by Quito Riantori in Artikel.
1 comment so far

ekspresi_2.jpg

“Cinta dan kasih,
keduanya membutuhkan polaritas dan hubungan,
yakni, mereka membutuhkan ‘sesuatu yang lain’,
sebuah obyek, yang terletak di pusat proses kreatif”

~ Muhyiddin Ibn ‘Arabi 1]

AKTIF DAN KREATIF
Walau bagaimana pun, cinta membutuhkan obyek untuk dicintai, sehingga potensi cinta yang ada dalam diri sang pencinta bisa dilimpahkan kepada yang dicinta. Proses ketika sang pencinta melimpahkan rasa dan luapan cintanya itulah yang disebut mencintai. Dengan kata lain, tanpa obyek untuk melimpahkan cinta dari sang pencinta, berarti sang pencinta belum mewujudkan bentuk kecintaannya dengan proses kreatifnya yaitu mencintai. Pelimpahan cinta dan proses kreatif dimana sang pencinta mengeluarkan segenap daya dan upayanya demi mewujudkan cinta merupakan karakter utama cinta dalam makna memberi bukan menerima dan dinamis bukan statis (diam). (lebih…)

Apakah Tanah Fadak Milik Eksklusif Nabi Saw? Minggu, 24 Juni, 2007

Posted by Quito Riantori in About Wahabism-Salafism, Artikel.
13 comments

fadak.jpg

KONTROVERSI FADAK
(Bagian ke-2)

“Seseorang tidaklah dicela karena menuntut haknya,
tetapi seseorang menjadi tercela karena merampas

hak orang lain.”

FADAK DI DALAM KITAB KITAB SUNNI
Untuk membuktikan bahwa kasus Fadak tercatat di dalam kitab-kitab Sunni, saya akan mendasari kasus ini dari 3 kitab Sunni :
1. Mu’jam al-Buldan-nya Yaquut al-Hamawi Jil. 14, hlm. 238
2. Tarikh al-Khamis, Jil. 2, hlm. 88
3. Wafa al-Wafa-nya Nuruddin al-Samhuudi, Jil. 4, hlm. 1480
Pada ketiga kitab itu tertulis :

“Fadak adalah sebuah kota, yang jaraknya 2-3 hari perjalanan dari Madinah. Di sana banyak sumur-sumur air dan pohon-pohon kurma. Fadak juga merupakan tanah yang dikatakan Fathimah kepada Abu Bakar, “Ayahku (Rasulullah SAW) menghadiahkan kepadaku Fadak sebagai hadiah.” Abu Bakar lalu meminta mengajukan Fathimah saksi-saksi atas persoalan ini.”
Sebenarnya sangat aneh jika Abu Bakar meminta saksi kepada Fathimah, karena kita semua tahu bahwa Aisyah, putrinya sendiri mengatakan tentang Fathimah :
“Aku tidak pernah melihat seorangpun yang lebih jujur dari Fathimah, kecuali Rasulullah.” Lalu ada orang bertanya, “Apakah ada sesuatu (cerita) tentang dia?” Aisyah lalu berkata, “Ya. Rasulullah menyayanginya (Fathimah), karena dia tidak pernah berdusta.” Dan di dalam sebuah riwayat dari Ibnu Abdul Barr dikatakan bahwa Aisyah berkata, “Aku tidak pernah melihat seorangpun yang ucapannya lebih benar dari Fathimah, kecuali seseorang yang menjadi orang tuanya.” Hadits ini diriwayatkan oleh al-Hakim di dalam Mustradak-nya Jil. 3, hlm. 160-161 dan ditetapkan sebagai hadits shahih menurut kriteria yang dipakai oleh Imam Muslim dan disepakati pula oleh Adz-Dzahabi.
Apakah Anda juga meragukan Sayyidah Fathimah? Na’udzubillah min dzalik!
(lebih…)

Kisah Dari Sekolah Anak Jalanan Jumat, 22 Juni, 2007

Posted by Quito Riantori in Artikel.
15 comments

pic_flower01b.jpg

Saya (Quito) mendapat kiriman e-mail dari seorang teman berupa tulisan yang sangat bagus yang diperoleh teman saya dari milisnya beberapa bulan yang lalu. Saya pikir bagus juga dimuat di blog ini. Saya sangat yakin tulisan ini sangat banyak manfaatnya bagi kita semua. Semoga hati kita bisa tergerak untuk bertindak, berbuat atau beramal. Amin. Mari kita simak kisah berikut; yang ditulis oleh seorang alumnus Fakultas Ekonomi UI, yang menjadi guru sukarela di sekolah anak-anak jalanan di kawasan Tanah Abang, Jakarta: (lebih…)

Apa Yang Diingini Manusia Dalam Hidupnya? Jumat, 22 Juni, 2007

Posted by Quito Riantori in Artikel.
1 comment so far

apa-yang.jpgSatrio Pinandito Motinggo

Ketika Anda berada di atas perahu dan melihat ke sekeliling,
Anda merasa seolah tepi pantailah yang sedang bergerak.
Padahal jika Anda picingkan mata Anda ke arah tepi perahu,

Anda baru menyadari bahwa perahulah yang sebenarnya sedang bergerak.

Demikian juga ketika Anda berusaha untuk mengenal dunia obyektif.

Dalam keadaan bingung berkaitan dengan raga dan pikiran Anda sendiri,
Anda keliru memahami bahwa sebenarnya pikiran Anda,
“diri” Anda sendiri sebenarnya merupakan sesuatu yang nyata
dan abadi (sedangkan dunia lahiriah di luar “diri” Anda itu fana).
Hal ini akan jelas hanya jika Anda duduk merenungkan
dan memandang diri Anda hingga menjadi jelas
bahwa (diri Anda sedang berubah)
dunia obyektif memiliki bagian realitas dari dirimu.
(lebih…)

Mempraktikkan Kesadaran akan Kehadiran Tuhan Jumat, 22 Juni, 2007

Posted by Quito Riantori in Artikel, Bilik Renungan, Kearifan Universal, Tasawwuf.
2 comments

flower.jpg

Sang Penciptalah yang menuntun kita

Menerobos tahapan evolusi

Dari “binatang” menjadi manusia

Tujuannya adalah untuk membuat kita pintar

dan sadar, agar kita mengenal-Nya.

~ Rumi  1]

Berbicara tentang nama-nama Tuhan atau memperbincangkan sifat-sifat atau perbuatan-perbuatan-Nya mungkin tidak terlalu sulit. Tetapi mempraktikkan kesadaran akan kehadiran Tuhan di dalam kehidupan kita sehari-hari mungkin merupakan salah satu hal yang paling sulit.
Pertanyaan pertama yang sering dilontarkan oleh banyak orang,”Di mana Tuhan?”
Apakah Dia berada di dalam diri kita, bersama kita, di sekitar kita ataukah Dia berada di atas langit sana? Al-Qur’an menjawab, ”Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku dekat!” (QS 2 : 186)

“Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya” (QS 50 :16) (lebih…)

Pesona Pesona Cinta Rabu, 20 Juni, 2007

Posted by Quito Riantori in Artikel.
4 comments

pesona.jpg

PESONA CINTA MAMPU MEMUNCULKAN CINTA YANG SERUPA
Suatu ketika di masa Imam Ali as terdapat seorang budak yang kedapatan mencuri. Budak itu pun di seret ke hadapan Imam Ali as. Ia mengakui perbuatannya, sehingga Imam Ali as harus memotong jari tangan budak itu sebagai hukumannya. Di luar dugaan, setelah jari tangannya putus terpotong, ia justru memuji Imam Ali as. Mendengar pujiannya Imam Ali as mendo’akannya. Imam Ali as berkata, ”Kami (Ahlul Bait) memiliki sahabat yang apabila kami lukai salah satu anggota tubuhnya, kecintaan mereka kepada kami semakin bertambah. Sebaliknya, kami memiliki musuh yang apabila kami beri mereka madu, permusuhan mereka terhadap kami justru bertambah” 2] (lebih…)