jump to navigation

Bagaiamana Cara Marah Yang Konstruktif? Senin, 22 Oktober, 2007

Posted by Quito Riantori in Anger Management, Artikel.
trackback

marah.jpg

Imam Ja’far al-Shadiq as berkata, ”Amarah itu dapat melenyapkan sifat arif dari kalbu. Barangsiapa yang belum sanggup mengendalikan amarahnya, maka belumlah ia layak dikatakan sebagai orang yang berakal.” 1]

Ini beberapa petunjuk bagaimana cara marah yang konstruktif :

(1) Jangan bereaksi tanpa berpikir atau tanpa alasan yang kuat. Yakini bahwa kemarahan Anda bisa dibenarkan dan sudah jelas dan tepat dalam pikiran Anda, apakah Anda membutuhkan perubahan.

(2) Putuskan lebih dulu, sejauh mana Anda akan marah, misalnya dapatkah dan akankah Anda tetap marah kepada seseorang karena suatu persoalan tertentu, tetapi ternyata itu tidak dapat dipahami oleh orang yang bersangkutan? Lalu apakah Anda akan melunak? Akankah Anda meminta suatu pengertian atau tuntutan yang menekan?

(3) Jika Anda sudah siap (untuk marah), tetapkan secara rinci dan pasti apa yang ingin Anda ubah? Jangan menuduh atau menyalahkan orang lain. Tunjukkan kemarahan dan tekad Anda yang kuat tetapi jangan terlalu emosional.

(4) Berharaplah untuk memperoleh letupan atau kritik atau bahkan perlawanan.

(5) Duduklah untuk melibatkan diri bersama orang lain dan menyelesaikan rencana yg rinci untuk membuat perubahan-perubahan yang dibutuhkan. 2]

Catatan Kaki :
1] Al-Kafi 2 : 305
2] Psychological Self Help, Chapter 7, Understanding Anger, p. 657

Iklan

Komentar»

1. jhal - Minggu, 28 Oktober, 2007

wah wah… ternyata ada caranya marah itu yak?!?
nah kalo kepalang emosi gimana tuh… kan bisa aja karna keterlaluan kek atau mungkin bebal kek gimana tuh….

mampir juga yak


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: