jump to navigation

Salafiyah; Mengapa Harus Keras Dan Garang Terhadap Sesama Muslim? Kamis, 15 November, 2007

Posted by Quito Riantori in About Wahabism-Salafism, Artikel, Opini.
trackback

is-different-wrong.jpg

“Mari kita saling bekerja sama dalam hal-hal yang kita sepakati. Dan mari kita saling memaafkan dalam masalah-masalah yang kita berbeda pendapat.”

Betapa indahnya kaidah ini jika dipahami dan diterapkan oleh mereka yang meng-klaim dirinya sebagai “pengikut Salaf”. Begitu kata Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi.(Lihat : http://media.isnet.org/islam/Qardhawi/Etc/Salafi.html)

“Mereka sangat keras dan garang terhadap orang lain yang berbeda pendapat dengan mereka dalam masalah-masalah kecil dan tidak prinsipil ini. Sehingga memberi kesan bagi sementara orang bahwa manhaj Salaf adalah metoda “debat” dan “polemik”, bukan manhaj konstruktif dan praktis. Dan juga mengesankan bahwa yang dimaksud dengan “Salafiah” ialah mempersoalkan yang kecil-kecil dengan mengorbankan hal-hal yang prinsipil. Mempermasalahkan khilafiah (perselisihan –ids) dengan mengabaikan masalah-masalah yang disepakati. Mementingkan formalitas dan kulit dengan melupakan inti dan jiwa.” (Syaikh Yusuf al-Qaradhawi)

Tips-Tips dari Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi, tentang kerangka pemikiran yang benar:

  1. Berpegang pada nash-nash yang ma’shum (suci), bukan kepada pendapat para ahli atau tokoh.
  2. Mengembalikan masalah-masalah “mutasyabihat” (yang kurang jelas) kepada masalah “muhkamat” (yang pasti dan tegas). Dan mengembalikan masalah yang zhanni (dugaan—ids) kepada yang qath’i (tegas—ids).
  3. Memahami kasus-kasus furu’ (kecil) (cabang—ids) dan juz’i (tidak prinsipil) (partikular—ids), dalam kerangka prinsip dan masalah fundamental.
  4. Menyerukan “Ijtihad” dan pembaruan. Memerangi “Taqlid” (ikut-ikutan—ids) dan kebekuan.
  5. Mengajak untuk ber-iltizam (memegang teguh) akhlak Islamiah, bukan meniru trend.
  6. Dalam masalah fiqh (ritual agama—ids), berorientasi pada “kemudahan” bukan “mempersulit”.
  7. Dalam hal bimbingan dan penyuluhan, lebih memberikan motivasi, bukan menakut-nakuti.
  8. Dalam bidang aqidah, lebih menekankan penanaman keyakinan, bukan dengan perdebatan.
  9. Dalam masalah Ibadah, lebih mementingkan jiwa ibadah, bukan formalitasnya.
  10. Menekankan sikap “ittiba” (mengikuti) dalam masalah agama. Dan menanamkan semangat “ikhtira” (kreasi dan daya cipta) dalam masalah kehidupan duniawi.

Citra “Salafiah” Dirusak oleh Pihak yang Pro dan Kontra

Istilah “Salafiah” telah dirusak citranya oleh kalangan yang pro dan kontra terhadap “Salafiah”. Orang-orang yang pro-salafiah – baik yang sementara ini dianggap orang dan menamakan dirinya demikian, atau yang sebagian besar mereka benar-benar Salafiyah – telah membatasinya dalam skop formalitas dan kontroversial saja, seperti masalah-masalah tertentu dalam Ilmu Kalam, Ilmu Fiqh atau Ilmu Tasawuf.

Mereka sangat keras dan garang terhadap orang lain yang berbeda pendapat dengan mereka dalam masalah-masalah kecil dan tidak prinsipil ini. Sehingga memberi kesan bagi sementara orang bahwa manhaj Salaf adalah metoda “debat” dan “polemik”, bukan manhaj konstruktif dan praktis. Dan juga mengesankan bahwa yang dimaksud dengan “Salafiah” ialah mempersoalkan yang kecil-kecil dengan mengorbankan hal-hal yang prinsipil. Mempermasalahkan khilafiah (perselisihan –ids) dengan mengabaikan masalah-masalah yang disepakati. Mementingkan formalitas dan kulit dengan melupakan inti dan jiwa.

Sedangkan pihak yang kontra-salafiah menuduh faham ini “terbelakang”, senantiasa menoleh ke belakang, tidak pernah menatap ke depan. Faham Salafiah, menurut mereka, tidak menaruh perhatian terhadap masa kini dan masa depan. Sangat fanatis terhadap pendapat sendiri, tidak mau mendengar suara orang lain. Salafiah identik dengan anti pembaruan, mematikan kreatifitas dan daya cipta. Serta tidak mengenal moderat dan pertengahan.
…………………

Mengikut Manhaj Salaf Bukan Sekedar Ucapan Mereka

Inilah sikap saya pribadi terhadap kedua Imam tersebut, yakni Imam Ibnu Taimiyah dan Ibnul-Qoyyim. Saya sangat menghargai manhaj mereka secara global dan memahaminya. Namun, ini tidak berarti bahwa saya harus mengambil semua pendapat mereka.

Jika saya melakukan hal itu berarti saya telah terperangkap dalam “taqlid” yang baru. Dan berarti telah melanggar manhaj yang mereka pegang dan perjuangkan sehingga mereka disiksa karenanya. Yaitu manhaj “nalar” dan “mengikuti dalil”. Melihat setiap pendapat secara obyektif, bukan memandang orangnya. Apa artinya anda protes orang lain mengikut (taqlid) Imam Abu Hanifah atau Imam Malik, jika anda sendiri taqlid kepada Ibnu Taimiyah atau Ibnul-Qoyyim

Rasyid Ridha adalah seorang “pembaharu” (mujaddid) Islam pada masanya. Barangsiapa membaca “tafsir”nya, sperti : “Al-Wahyu Al-Muhammadi”, “Yusrul-Islam”, “Nida’ Lil-Jins Al-Lathief”, “Al-Khilafah”, “Muhawarat Al-Mushlih wal-Muqollid” dan sejumlah kitab dan makalah-makalahnya, akan melihat bahwa pemikiran tokoh yang satu ini benar-benar merupakan “Manar” (menara) yang memberi petunjuk dalam perjalanan Islam di masa modern. Kehidupan amalinya merupakan bukti bagi pemikiran “salafiah”nya.

Beliaulah yang merumuskan sebuah kaidah emas yang terkenal dan belakangan dilanjutkan Imam Hasan Al-Banna. Yaitu kaidah:

“Mari kita saling bekerja sama dalam hal-hal yang kita sepakati. Dan mari kita saling memaafkan dalam masalah-masalah yang kita berbeda pendapat.”

Betapa indahnya kaidah ini jika dipahami dan diterapkan oleh mereka yang meng-klaim dirinya sebagai “pengikut Salaf”.


Disalin dari buku “Aulawiyaat Al Harokah Al Islamiyah fil Marhalah Al Qodimah” karya Dr.Yusuf Al Qordhowi, edisi terjemahan.

Kiriman : Ilham D. Sannang (Mizan Pelangi)

Iklan

Komentar»

1. mahluk ALLAH - Senin, 19 November, 2007

hah belajar dulu tentang ilmu hadits supaya antum bisa tahu mana hadis kuat,lemah dan mana hadits palsu.supaya ngga ngambang cara berpikir anda dan supaya ngga berkata dengan dalil yg anda anggap sesuai dengan hawa nafsuh anda.beragama dengan dalil dan nash yg jelas dan nash yg syar’i bukan dengan pake perasaan.ya ana dapat sedikit memahami dan menebak anda dari kelompok mana lihat tulisan anda,ya wajar saja kalo anda kelompok anti salaf
karena kelompok salafylah yg paling kuat menentang anda.

2. Quito Riantori - Selasa, 20 November, 2007

Ha..3x..mustinya anda jangan menyebut diri anda makhluk Allah, karena kuman, kuda, kera juga makhluk Allah. Biasanya kebanyakn org memakai kata hamba Allah. Jadi dari sini kelihatan anda makhluk aneh, gak jelas, dan tidak gentleman (tapi mungkin karena anda bukan…)
Baik, memang saya bukan ahli hadis, tapi saya juga tidak yakin kalo anda ngerti hadis, apalagi ahli.
Mana ada orang yang hali sombong seperti anda, gak mungkin khan? Insya Allah saya justru akan buktikan betapa dungunya para dedengkot Wahabi dalam menggunakan hadis-hadis. Insya Allah!
Tambahan lagi tulisan ini saya kutip dari tulisan Syekh Yusuf Qardawi bukan tulisan saya. Dari sini kelihatan sekali anda sebenarnya tidak membaca tulisan ini. Jika anda mengkritik tulisan ini, maka anda sedang mengkritik Syekh Yusuf al-Qardawi yang jelas-jelas ahli hadis, bukan orang sembarangan, apalagi cuma sekadar makhluk Allah. Dan anda merasa lebih ahli tentag hadis daripada Syekh Yusuf Qardawi..wah..wah..betapa congkaknya anda…na’udzubillah..saya berlindung dari anda dan dari akhlak seperti anda. Amin ya Ilahi Rabbi..

3. M. Ilyas Ahkab - Jumat, 30 November, 2007

Saya lebih menyukai kalau kita bisa menghindari kata-kata yang keras. Cobalah dalam berdakwah kita meniru cara Rasulullah. Tidak menghakimi tapi memberi informasi. Memaafkan jika yang diberi dakwah masih melawan, dsbnya.

4. k. riana - Jumat, 30 November, 2007

assalamuk’alaikum, maaf ganggu, saya baca di al-qur’an surat ash-shafat ayat 78 mengenai diabadikannya pujian bagi Nuh untuk orang2 kemudian, nah pertanyaan saya adalah siapa “orang2 kemudian” yang di maksud ayat itu? karena saya pernah dapat informasi mangenai telah ditemukannya bahtera Nabi Nuh as pada tahun 1953 di lokasi yang tepat seperti dijelaskan oleh Al-Qur’an, kemudian disana ditemukan sebuah papan yang masih terawat baik dengan tulisan kuno yang apabila diterjemahkan kira2 mengenai doa Nabi Nuh as dengan menyebutkan nama2 suci Muhammad, Ali, Fathimah, Shabar dan Shabir.

1. Apakah informasi -ditemukannya bahtera tersebut- itu benar adanya? karena katanya papan itu sampai sekarang dapat dilihat di museum di Rusia
2. Kalau itu benar, sekali lagi kalau memang benar, apakah yang dimaksud ayat diatas adalah pujian bagi kelima insan suci tersebut?

maaf kalau pertanyaan saya tidak relevan, tapi ini penting bagi saya, karena saya sedang mengerjakan tulisan ilmiah dan saya coba memilih seputar hal tersebut, mohon bagi yang bisa bantu saya, terimakasih, wassalam…

5. Indra - Sabtu, 1 Desember, 2007

Mohammad, Ali, Hassan, Hossain, Fatema

In July 1951 a team of Russian expert search of mines in the vicinity of Mt. Jude on the border of Soviet Union and Tukey came a cross some buried dilapidated wooden planks, etc.,of unusual disposition. Among the planks was a wooded plate about 14 inches long and ten inches wide. On the plate was engraved some words in old unknown language. In 1953 the Government of Soviet Union appointed an Investigation Commission seven specialists who concluded that these planks were part of the famous Arc of Noah and the wording engraved on the plate belong to a very old language known as Samani. These wordings were transformed into Russian and also translated into English by Professor N.F. Thomas, expert of old language from Manchester, England. There was a small figure of a palm of a hand and five fingers the wording were Mohammed, Alia, Shabber, Shabbir, Fatema. “O my God, my helper I keef my hand with mercy with your holy bodies. They are all biggest and honorable. The world was established for them. Help me by their name, you can reform light.”
This plate is safely preserved in the Museum of Archeology and Research, Moscow, Soviet Union.

Muhammad, Ali, Hasan, Husain dan Fathimah

Pada bulan Juli tahun 1951, sebuah team riset Rusia di sekitar gunung Judi di perbatasan Uni Soviet dan Turki secara tidak sengaja, mereka menemukan beberapa kuburan tumpukan kayu-kayu yang telah bobrok yang tersusun secara luar biasa. Di antara tumpukan kayu tersebut ditemukan satu plat kayu yang berukuran sekitar 10 x 14 inci. Pada palat kayu tersebut terukir beberapa kalimat dalam bahasa kuno yang sudah tidak dikenal. Pada tahun 1953 pemerintah Uni Soviet menunjuk sebuah komisi peneliti yang terdiri dari tujuh orang ahli (untuk meneliti penemuan tersebut), mereka menyimpulkan bahwa tumpukan kayu itu adalah bagian bahtera Nabi Nuh as yang terkenal itu. Dan kata-kata yang terukir pada plat kayu adalah kata-kata dari bahasa Samani, yaitu suatu bahasa yang sudah sangat tua. Kata-kata tersebut telah diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia dan Inggris oleh Prof. N.F. Thomas, seorang ahli bahasa-bahasa kuno dari Manchester, Inggris.
Pada plat kayu itu terdapat ukiran telapak tangan dengan lima jari. Pada kelima jari tersebut terdapat tulisan masing-masing: Muhammad, Ali, Hasan (Syabar), Husain (Syubayr) dan Fathimah. (Di bawahnya terdapat doa tawassul kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan mereka): “Wahai Tuhanku, wahai penolongku, aku berdoa dengan kemurahan-Mu melalui tubuh-tubuh suci yang Engkau ciptakan, mereka terbesar dan termulia, tolonglah aku melalui nama mereka, Engkaulah yang mendatangkan cahaya”.
Plat kayu itu sekarang terpelihara dengan aman pada Museum Arkeologi dan Riset, Moscow, Uni Soviet. (Sumber : The Bulletin of The Islamic Center “UNDER SIEGE” P.O. BOX 32343 Wahington D.C. N.W. 20007 Vol. 7 No. 10 Rabi al-Awwal 6, 1408/Oktober 30,1987)

6. abdullah - Minggu, 2 Desember, 2007

capedeeeee,yusuf al -qorodowi di dengar,apa pantas ana mengikuti yusuf al qorodhowi yg nyata2 dah secara tidak langsung menghianati perjuangan muslim palestina. bahwa perang antara israel dengan palestina ngga bawa nama agama cuma rebutan tanah, menurut situ waras ngga sih orang yang bilang gitu, coba dia ngomong gitu ke mujahidin palestin, ngga tahu bakalan diapakan tuh sih yusuf, trus apakah bisa diambil perkatannya orang yang asal nurunin hadits,ente tahuykan soal zakat profesi, itu darimana mas dalilnya. ngga berdasar tuh, trus apakah masih waras orang yang bilang ngga apa apa kita ke perjamuan yang didalamnya ada khamr demi da’wah, padahal rasulullah sendiri dah mengatakan dalam hadits larangan menghadiri perjamuan yang didalamnya dihidangkan khamr, sebenarnya siapa sih yang lo dengar orang ngga jelas semacam yusuf al qaradhawi ato rasulullah. Soal ana lebih ahli ato ngga ya wallahu a’lam yang jelas ana ngga mainin dalil, ngga berani berfatwa sembarangan tampa ilmu kayak si yusuf pujaan ente ntuh. kasihan banget ya, eh ente ikhwan ya, kok benci amat ma wahhabi, lucu juga sih sebenarnya, dari julukan yang ente berikan kepada kami, jelas banget oon-nya, tapi wajar sih kalo memang ente ikhwani, ngga tahu bahasa arab, tahunya cuma syukran doang. tahu ngga itu sebutan wahhabi dari mana, ya dari para dedengkot pujaan ente ntuh, karena secara ilmu bahasa arab itu dah salah. diketawain lu. Tapi pesan ana belajar dulu gih, jangan asal nulis, bahaya mas, berat tanggung jawabnya dihadapan Allah kelak.kalo ente memang pencari kebenaran masuk aja noh ke situs-situs salaf, susah memang sih, butuh keberanian untuk mencari, karena kadang sakit, sulit terima kebenaran. selamat mencari aja mas.
Btw, situs berikut dapat ente jadiin awal pencarian, (yang lokal aja ye, kan dah ana bilang asumsi awal ana, ente ngga tahu bahasa arab) : http://www.salafy.or.id, atau maktabah as-sunnah. belajar dulu yang banyak baru posting lagi, jangan cuma berani baca novel atau buku cerita karangan ulama kebanggan ente, seperti wa’du kissinger and etc. ana dah pernah kok di ikhwani jadi ngga usah banyak bacot kalo cuma mau ngomong soal ikhwani. dah ya selamat mencari. wassalamu alaikum

* Afwan ana lupa kalo ente ngga mudeng bahasa arab, ikhwani itu pengikut hasan al-banna aka ikhwanul muslimin aka PKS (versi lokalnya nih)

7. abdullah - Minggu, 2 Desember, 2007

Assalamu alaikum lagi, soal ente ngga ngambil semua dari ibnu qayyim ato ibnu taimiyah, ya iyalah, didunia ini cuma satu yang pantas diambil perkatannya secara menyeluruh (ente tahukan siapa, kalo ngga tahu tanya noh ma ustads ente, kalo ngga tahu juga ana kasi clue, namanya muhammad, bapaknya namanya abdullah, ibunya namanya aminah (susah banget ya ngajarin orang kayak ente, no offense ya), kalo yang lain ngga menjamin.
Soal taqlid memang dilarang, oleh seluruh ulama, tapi apakah ente bisa bedain taqlid sama i’tiba.
Trus apa maksud ““Mereka sangat keras dan garang terhadap orang lain yang berbeda pendapat dengan mereka dalam masalah-masalah kecil dan tidak prinsipil ini.”, apakah tauhid masalah kecil dan tidak prinsipil bagi ente, (padahal rasulullah diutus untuk ini),apakah masalah manhaj (jalan) dalam da’wah, menyebarkan islam adalah masalah kecil (sementara rasulullah dalam haditsnya sudah mengingatkan, ente tahu kan tuh hadits, kalo ngga tanya ma ustads ente, tapi itu juga kalo dia hapal. kalo ngga hapal googling aja pasti dapat, apakah masalah memelihara jenggot dan mencukur kumis adalah masalah kecil (kalo ustadz ente nyebutnya ‘kulit’ ya) masya Allah, agama kok dibagi-bagi, apakah soal menselisihi orang kafir dalam keseharian mereka adalah hal kecil, sementara rasulullah memerintahkan kita menyelesihinya. ente dan teman-teman ente termasuk ustadz ente sadar ngga sih, bahwa sedikit demi sedikit ada perilaku mereka yang kalian telah lakukan. katanya anti kafir, katanya boikot produk kafir, kok minum coca cola abis demo, gimana sih ente, de,o pake jins, mereknya levi’s lagi yang termasuk produk yang diharamkan oleh si yusuf pujaan ente ntuh, gimana sih kalian ini. punya kepribadian ngga sih, apalagi yang petinggi petinggi ente di PKS ntuh, tahukan kepribadian yang ana maksud, KEPRIBADIAN BUNGLON. Ente tahu ngga sejarah ikhwani dimesir, di aljazair, ente tahu ngga soal partai FIS (PKS nya aljazair) kalo ngga, belajar lagi sono, katnya takut taqlid, eh malah ustadznya …….., apa kata dunia, ikhwani ikhwani kasihan banget ente.
wassalamu alaikum

8. ABDULLAH - Minggu, 2 Desember, 2007

kasian deh takut ya mas,tulisan ana kemarin antum hapus katanya mosampaikan kebenaran tapi kenapa takut.padahal kebenaran itu harus disampaikan meskipun itu pahit.ingat mas hati2 dengan berbicara tanpa ilmu karana pertanggung jabannya kelak sangat berat mas.kalo ente berani bermain dalil dan menghantam salafy jangan hanya di blog ente saja kalo berani masuk kesitus2 salafy katanya mo kasihkan dalil sya.r’i,kok dikasihkan bukti dihapus,ya ana bisa maklum kenapa ente begitu karena ente takut diketahui pengikut ente,bila akhirnya nanti pengikutnya ente hilang ato lari sama seperti ana.ikhwani2 kepribadian bunglon ngga berubah2.mas masalah tauhid itu bukan masalah kecil dan tidak prinsipil,tapi itulah pondasi agama.kasian deh ente.kalau mau bukti silahkan ato mau menghantam salafy coba googling cari pahit tapi nyata.masuk ke http://www.salafy.or.id.ok ana tunggu ente.yang abdullah kemarin adalah makhluk Allah diatas.ngga punya dali syar’i ya ente okelah ana paham karena sifat dan wataknya ikhwani tu seperti ente susah buat terima kebenaran,Alhamdulillah ana dah ngga sedongo ente dan ana dah banyak tahu ikhwani tu seperti apa,dari semenjak ana kuliah s1 ana dah pernah jadi kadernya ikhwani,jadi ana tahu persis gimana watak2 dedengkot ikhwani ya sama seperti ente.cari kebenaran jangan terpaku pada satu titik kalo mo ambil dalil coba ambil dalil ahli hadits yg tepercaya dong,yusuf al qorodowi di dengar ikhwani2 kasian banget deh ente,pengikut wahabi tidak dongo seperti ente mereka berbicara dengan ilmu bukan asal ngomong seperti ente.jangan bawa nama ALLAH KALAU KAU INGKARI AJARAN ISLAM YG SYAR’I,APA ANDA TAHU ALLAH MERIDHOI ATO MEMBENCI ENTE.YG JELAS ANA NGGA DONGO SEPERTI ENTE,ALHAMDULILLAH ANA DAH BANYAK BELAJAR SEHINGGA ANA BISA TAHU MANA YG HAQ DAN MANA YG BATHIL,KALO MASALAH PENDIDIKAN ALHAMDULILLAH ANA DAH SAMPAI S2,SEBENARNYA ANA ATO ENTE NIH YANG BODOH.DASAR BUNGLON SEKALI BUNGLON TETAP BUNGLON CAPE DEEEEEEEEEEEE.

9. Quito Riantori - Senin, 3 Desember, 2007

Alhamdulillah…semakin jelas bagi kita dan para pembaca blog ini, bagaimana karakter, akhlak dan moral kaum Waahabi Salafy ini. Terus terang bukan saya tidak mau atau enggan berhujjah dengan si abdullah aka makhluk Allah ini tetapi saya mengikuti apa yang disampaikan Allah Swt : Fa a’ridh ‘anil jahilin : Tinggalkanlah orang-orang dungu atau bodoh itu, jadi sesuai dengan firman Allah Swt tersebut saya dengan senang hati enggan berhujjah dengan orang seperti anda, sekali lagi maaf…komentar tak bermutu ini pun besok akan saya hapus karena hanya akan menambah bobot blog ini. Percuma dan tak bergune berdalil syar’i dengan mereka yang memang otaknya dah gal bisa kepake lagi. Sekali lagi maaf. Dan satu lagi pernyataan antum bahwa PKS juga termasuk yang anda sesatkan sengaja saya tampilkan di sini, sehingga ikhwan2 di PKS pun akan tahu siapa sebenarnya makhluk Wahabi itu…supaya mereka makin tahu dan makin arif mempelajari Islam. Semoga…

10. Manikmata - Senin, 3 Desember, 2007

Mohon maaf, menumpang beri sedikit info pertanyaan [OOT] di atas. Tentang bahtera Nabi Nuh dimaksud bisa dilihat melalui link :

http://www.geocities.com/buahoren/bahtera.html, atau http://www.variasari.cjb.net

Salam

11. Quito Riantori - Senin, 3 Desember, 2007

Terima kasih info berharganya buat Indra dan Manikmata. Salam sejahtera selalu dari saya.

12. K.RIANA - Senin, 3 Desember, 2007

alhamdulillah, terimakasih untuk sdr indra dan sdr manikmata, semoga anda termasuk yang diberi syafaatNya kelak, btw untuk mas quito, sabar ya mas, biasanya kalau ada sesuatu yang sangat mendesak saya mengikuti “mubahalah”nya Rasul Saaw dengan menyertakan keluarga dekatnya dalam menghadapi “keyakinan” kelompok lain, dan moment serta lawannya harus tepat sehingga dapat jadi pelajaran secara global bagi yang lain, walaupun qualitas saya jauh dari baik, tapi kebenaran hujjah takkan dapat ditutupi, jika anda berani bermubahalah, saya dibelakang anda, insyaAllah.. salam

13. Quito Riantori - Senin, 3 Desember, 2007

Terima kasih atas dukungan K.Riana. Saya pikir org2 seprti itu gak layak bahkan utk diajak mubahalah. Terlalu mubazir. Anyway thanks atas kunjungan ke blog ini. Insya Allah dalam waktu dekat saya akan tetap menulis tentang berbahayanya Paham Wahabi ini. Karena bagaimanapun juga masih banyak saudara2 kita yang belum tahu siapa dan apa Wahabi itu.
Salam selalu dari saya utk anda semua.

14. ABDULLAH - Selasa, 4 Desember, 2007

HAHAHA YG DONGO ANA ATO ENTENIH JANGAN MENGELAK MAS,BILANG SAJA ANTUM NGGA BERANI,SO JANGAN DIKIRA SEMUA YG DARI SALAFY ITU MISKIN PENDIDIKAN SEPERTI YG ENTE BILANG.KAYAK ANA NGGA PERNAH JADI IKHWANI SAJA,BIASANYA MEREKA SERING MENGELAK DENGAN DALIH AKHLAK SALAFY TU BURUK,DIKASIHKAN DALIL SYAR’I JUSTRU MENCARI 2 HAL YG NGGA MASUK DIAKAL UNTUK JADI PEMBENARAN,HAHAHA….MAS2 ENTE KIRA AKHLAKNYA ENTE TU BAGUS NGACA DONG MAS,NGACA SUPAYA NGGA JADI BAHAN TERTAWAAN,ORANG BACA BLOGNYA ENTE SJ BISA MENILAI PERANGAI ENTE YG BURUK,MASYA ALLAH TERNYATA ENTE TERGOLONG ORANG YG SUDAH MATI HATINYA DARI MELIHAT KEBENARAN YG HAQ,NAUDZUBILLAHI MINZALIK..BILANG SAJA NGGA BERANI MAS…….SALAFY DENGAN DALIL DAN HUJJAH YG JELAS MAS,BUKAN ASAL OMONG SEPERTI.ENTE MAS2 SEGERALAH BERTOBAT DENGAN TAUBATAN NASUHAH,ORG AWAM MUNGKIN YG NGGA PAHAMJI YG BISA MEMBENARKAN PERKATAAN ENTE.HAHAHA LULU2

15. ABDULLAH - Selasa, 4 Desember, 2007

hahaha…….takut ya mas,kcian deh ente kalo memang ngga berani akui saja,jangan cari2 alasan,akhlaknya ente dah benar ngga mas,jangan hanya jadi tong kosong nyaring bunyinya,semut di seberang lautan nampak,sementara gajah di pelupuk mata ngga nampak,masya ALLAH segeralah bertaubat mas,taubat dengan taubatan nasuhah,jangan pahami dalil dengan hawa nafsuhmu diatas kedengkianmu terhadap manhaj salaf.ente sadar nggasih kalo perbuatan dan dan tuduhan ente sama salaf ngga berdasar,justru pemikirannya ente tuh yg sesat.takutlah mas akan siksaan Allah,sebelum semuanya terlambat hendaknya ente segera bertaubat,sebelum kelak dihadapan ALLAH engkau meminta untuk dikembalikan ke dunia tapi semua dah terlambat,siapaun yg berusaha melakukan makar terhadap agama Allah,ngga akan pernah menang mas.(erang bukan saya tidak mau atau enggan berhujjah dengan si abdullah aka makhluk Allah ini tetapi saya mengikuti apa yang disampaikan Allah Swt : Fa a’ridh ‘anil jahilin : Tinggalkanlah orang-orang dungu atau bodoh itu, jadi sesuai dengan firman Allah Swt tersebut saya dengan senang hati enggan berhujjah dengan orang seperti anda, sekali lagi maaf…komentar tak bermutu ini pun besok akan saya hapus karena hanya akan menambah bobot blog ini. Percuma dan tak bergune berdalil syar’i dengan mereka yang memang otaknya dah gal bisa kepake lagi. Sekali lagi maaf. Dan satu lagi pernyataan antum bahwa PKS juga termasuk yang anda sesatkan sengaja saya tampilkan di sini, sehingga ikhwan2 di PKS pun akan tahu siapa sebenarnya makhluk Wahabi itu…supaya mereka makin tahu dan makin arif mempelajari Islam.) Semoga…hahaha….mas lihat tuh tulisan ente bilang saja ngga berani…..dalilnya yg ente pakai tu syr’i ngga mas ato hanya sekedar karangan ente,bisa ngga ana tahu riwayat dalil tu dari mana..yg dungu tu bukan ana tapi ente…..soal pks tafadhol mas justru ana malah senang,supaya saudara2 ana juga yg masih di pks sadar dan tahu mana yg haq dan mana yg bathil,ana rasa dah dari dulu tuh pks tahu kalo salafy yg paling keras,dikampus ana saja pks sering melakukan makar terhadap salafy,tapi akhirnya ngga menang2 ujung2 banyak kader pentolannya yg hijrah kesalafy,Begitulah mas Allah akan tetap menolong agama dari perbuatan org2 yg jahil seperti ente.segeralah bertaubat mas sebelom terlambat,hanya Orang awam yg ngga tahu apa2ji’yg membeber perkataan ente yg serba dongo tapi ngga sadar diri,kau merasa dirimu paling hebat,kau merasa otakmu waras diatas pengingkaranmu terhadap agama ALLAH YG KAU PAHAMI DENGAN HAWA NAFSUHMU,TERNYATA HATIMU DAH MATI DARI MENERIMA KEBENARAN YG HAQ NAUDZUBILLAHI MIN ZALIK.

16. Darma - Selasa, 8 Januari, 2008

Alhamdulillah…, Islam memang sangat kaya akan Ilmu Pengetahuan, dan sangat Demokratis.., karena demokrasi adalah Ilmu Allahu Samii’un ‘Aliim yang orang Amerika coba dengung-dengungkan dengan caranya dan kemauannya sendiri.
Saudaraku Abdullah dan Quito Riantori…, anda berdua adalah orang-orang yang berilmu cukup baik, dan yang pasti masing-masing sudah banyak membaca buku-buku Tarikh dan Hadist-hadist Rosululloh. Menurut pendapat saya Orang yang ilmunya tinggi tidak praktis juga punya sikap yang bijaksana, dan tutur kata yang baik seperti yang dicontohkan Rosululloh.., adakah hadist yang mengatakan kata-kata Rosullulloh pernah menyakiti hati kaum kafir saat itu…? jadi apakah itu para ‘Ulama ataupun Ilmuan Duniawi belum tentu punya sikap yang bijaksana juga, meskipun Ilmunya diakui oleh Dunia tentang kebenaran.

Semoga Ilmu saudaraku berdua bisa bermanfaat untuk kemaslahatan Ummat.
Wassalamu Alykum.
DARMA

17. addi - Minggu, 13 April, 2008

aq kemana aja ya selama ini koq nggak tau ada blog seperti ini ya.
mas abdullaoh udah lama ndak ketemu nih. gimana da kelar makiannya. mau tambah lagi.
ato masih mau nulis lagi setelah aq yang awam ini ikut bergabung disini.
mas quito saran aja tapi maap jika ada kekurangan yaaaaaa.
ndak usalah nanti mas abdulloh malah mencacimaki aq. aq kan takut sama s2

Dya - Minggu, 28 Februari, 2010

Bener Mas bersyukur banget bisa nemuin Blog ini

Bwt saudara abdulloh sepertinya kepala anda sudah keluar Dua tanduk He.he.he… Sabar Mas Gak usah emosionaL gt Komen ky sepur peace 😉

18. mitta - Minggu, 24 Agustus, 2008

wah…mbak dinda….alhamdulillah…makasih banyak atas nasehatnya. saya dulu juga pkzer girls?! alhamdulillah setelah mempelajari lebih lanjut dapat mengerti mana jalan dakwah yang barokah. mari kita pelajari ilmu syar’i.

19. duta - Minggu, 24 Agustus, 2008

Jangan perbesar perbedaan, Mari kita perkuat ukhuwah islamiyah…dengan tidak berpecah belah…membentuk partai sendiri-sendiri..membentuk kelompok sendiri-sendiri..membentuk hizb-hizb sendiri..membentuk akal pikiran sendiri…dan akhrinya mendahulukan akal dari pada wahyu…mari…belajar islam lebih lanjut!!!

20. Quito Riantori - Senin, 25 Agustus, 2008

@duta
Gak boleh bikin partai? Wah..ente Wahabi-Salafy? Soalnya Wahabi-Salafy anti-partai…Mas, bikin partai atau kelompok bukan berarti berpecah belah…wah…jangan2 nanti ente nyuruh kita semua wajib pake baju seragam tertentu kayak anak2 TK atau harus pake gamis gitu?…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: