jump to navigation

Khazanah Hikmah Ahlul Bayt Nabi as – April 2008 Jumat, 11 April, 2008

Posted by Quito Riantori in Artikel, Khazanah Hikmah Ahlul-Bayt.
trackback

1. Rasulullah saww bersabda,“Allah berfirman, “Ketika Aku menemukan seorang hamba(Ku) yang dengan ikhlas tenggelam dalam dzikirnya kepada-Ku, maka Aku akan membuatnya semakin tertarik kepada Munajat dan Ibadah. Dan jika kelalaian menimpanya, maka Kucegah kelalaian menguasainya. Itulah hamba-Ku dan Kekasih-Ku yang sesungguhnya. Jika Aku berniat akan menghancurkan semua makhluk di bumi, niscaya aku membatalkannya, itu karena kedudukkan istimewa mereka” (Bihar al-Anwar 93 : 162)

2. Imam Ali as berkata, “Jangan berlebih-lebihan di dalam melampiaskan syahwat dan kemarahanmu, karena yang demikian itu dapat membuatmu hina” (Ghurar al-Hikam hlm. 303)

3. Rasulullah saww berkata, “Maukah kalian kuberitahu orang yang paling menyerupaiku (pribadinya)?” Mereka (para sahabat) berkata, “Tentu, wahai Rasulullah!”

Beliau mengatakan, “Yaitu orang yang paling baik akhlaknya, yang paling ‘sejuk’ naungannya, yang paling berbakti kepada kerabat-kerabatnya, yang paling besar cintanya kepada saudara-saudara seagamanya, yang paling sabar dalam menetapi kebenaran, yang paling pemaaf, dan yang paling kuat kesadaran dirinya di saat ridha maupun di saat marah.” (Bihar al-Anwar 66 : 306)

4. Imam Ali bin Husain as-Sajjad as berkata, “Tanda-tanda seorang mu’min itu ada 5.” Bertanya Thawus bin al-Yamani,”Apa ke-5 tanda itu wahai Putra Rasulullah?” Imam al-Sajjad as berkata, “Wara’ (bahkan) di kala sendirian, bersedekah (bahkan) di kala memiliki sedikit harta, sabar ketika tertimpa musibah, bersikap santun (al-hilm) ketika marah, berkata benar (bahkan) ketika dalam keadaan takut.” (Bihar al-Anwar 64 : 293)

5. Diriwayatkan dari Imam al-Shadiq as, bahwa beliau telah berkata,”3 hal yang mencelakakan dan 3 hal yang menyelamatkan. Adapun yang menyelamatkan : 1.Takut (khas-yah) kepada Allah ‘Azza wa Jalla pada saat sendirian maupun di keramaian. 2. Hemat di saat faqir maupun di saat kaya. 3. Bersikap adil di saat ridha maupun di saat marah.

Dan 3 hal yang mencelakakan : 1. Berprasangka buruk kepada Allah ‘Azza wa Jalla. 2. Hawa (nafsu) yang dituruti, 3. Dan kagum kepada diri sendiri” (Bihar al-Anwar 67 : 6)

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: