jump to navigation

Subsidi BBM : Penipuan Massal Untuk Menguras Uang Rakyat Jumat, 23 Mei, 2008

Posted by Quito Riantori in Breaking News.
trackback

Kwik Kian Gie

Tidak ada subsidi BBM !

Itu penipuan massal untuk menguras uang rakyat

Tak ada subsidi BBM.

Pemerintah mengambil minyak bumi milik rakyat secara gratis dengan biaya hanya US$ 10/barrel.

Tapi karena hanya bisa menjualnya seharga US$ 77/barrel pemerintah merasa rugi jika harga minyak Internasional lebih dari harga itu.

Tapi Indonesia kan Impor ?

Kebutuhan Produksi Impor

1,2 juta 1 juta 0,2 juta

Indonesia tidak 100% impor!

Kebutuhan BBM Indonesia 1,2 juta bph.

Produksi 1 juta bph (dgn biaya < US$ 15/brl)

Harusnya impor hanya 0,2 juta bph dengan biaya Harga Internasional+ US$15/barrel

Apa hitungannya ?

Biaya $/brl Jual $/brl Untung Kuantitas

Untung/hari

Produksi 15 77 62

1.000.000 62.000.000

Impor 140 77 (63)

200.000 (12.600.000)

Untung
49.400.000

Jika harga minyak Internasional US$ 125/barrel dan biaya US$ 15/barrel serta impor 200 ribu bph maka pemerintah Indonesia dengan harga Rp 4.500/liter (US$ 77/brl) untung US$ 49,4 juta per hari atau Rp 165,8 Trilyun dalam setahun (1US@=Rp 9.200).

Pemerintah Untung Rp 165,8 Trilyun!

Bohong besar jika bilang Pemerintah rugi Rp 123 Trilyun !

Perbandingan harga bensin

Indonesia: Premium Rp 4.500/ltr, Pertamax Rp 8.700/ltr

Negara US$/Ltr Rp/Ltr

Populasi GNP/Kapita

Jepang 1,01 9.292

128.000.000 34.180

AS 0,92 8.464

296.000.000 37.870

Cina 0,64 5.888

1.300.000.000 1.100

Malaysia 0,53 4.876

24.000.000 3.880

Indonesia 0,49 4.500

220.000.000 810

Mesir 0,25 2.300

78.000.000 1.390

Kuwait 0,21 1.932

2.400.000 17.960

Saudi Arabia 0,12 1.104

27.000.000 9.240

Nigeria 0,10 920

129.000.000 350

Iran 0,09 828

68.000.000 2.010

Turkmenistan 0,08 736

5.000.000 1.120

Venezuela 0,05 460

26.000.000 3.490

Indonesia boros BBM ?

Negara Ranking Konsumsi

GNP/Kapita

Indonesia 116 1,7

810

Namibia 98 2,6

1.930

Botswana 87 3,7

3.530

Malaysia 47 7,8

3.880

Jerman 36 12,4

25.270

Jepang 23 15,6

34.180

AS 7 25,8

37.870

Singapura 1 59, 5 21.

230

Konsumsi BBM Indonesia di urutan 116 di bawah negara Afrika seperti Botswana dan Namibia.

Jika pabrik dan perusahaan ditutup akan lebih rendah lagi.

Pemakai BBM hanya orang kaya ?

Yang berkata itu tak tahu BBM dipakai orang miskin seperti: Supir Bis, Metromini, Mikrolet Supir Truk pengangkut barang Para nelayan

Penumpang angkot (bukan orang kaya) jika BBM naik pasti menderita karena tarif angkot naik

Jika BBM naik, harga barang naik karena didistribusikan dengan Truk/BBM. Rakyat miskin menderita

Jumlah pemilik mobil mewah < 5% (<10 juta) !

BLT untuk orang miskin ?

Pada kenaikan BBM sebesar 125% tahun 2005 tidak semua orang miskin kebagian. Tahun ini hanya 18 juta. <30% dari 62 juta rakyat miskin Absolut versi Bank Dunia

BLT 2005 hanya berjalan 1 tahun

Setelah kenaikan BBM seluruh harga barang naik

Jumlah Korban Busung Lapar/Kurang Gizi 5 juta orang

Korban Tewas busung lapar jatuh di Aceh, NTT, Sulsel, dan Papua

Versi Miskin Pemerintah: US$ 0,6/hari. Dunia: US$ 1/hari

Energi Indonesia untuk siapa ?

Indonesia ekspor 70% batubara ke luar negeri

Indonesia pengekspor LNG terbesar di dunIia

Indonesia ekspor 500 ribu bph minyak

Sementara listrik sering padam, rakyat antri gas, minyak tanah dan bensin.

Energi Indonesia untuk siapa? (Kompas)

Jika energi diprioritaskan untuk dalam negeri dan Pembangkit listrik PLN yang memakai BBM dialihkan ke PLTA, PLTG, atau batubara, maka Indonesia tak perlu impor BBM sama sekali.

Indonesia butuh pemimpin cerdas!

90% minyak Indonesia dikelola perusahaan asing!

Perusahaan Asing Kaya, Indonesia Miskin

Keuntungan Perusahaan Migas yang beroperasi di Indonesia, Exxon Mobil tahun 2007 sebesar US$ 40,6 milyar (Rp 373 trilyun) dari pendapatan US$ 114,9 milyar (RP 1.057 trilyun –CNN).

Bagi hasil migas sebesar 85:15 untuk pemerintah dan perusahaan asing baru dilakukan setelah dipotong “Cost Recovery” yang besarnya ditetapkan perusahaan asing. Jika tidak tersisa, Indonesia tidak dapat.

Di Blok Natuna setelah dipotong Cost Recovery Indonesia dapat 0 dan Exxon 100% (Kompas, 13 Oktober 2006) Transparansi International Indonesia menemukan biaya senang-senang main golf dimasukkan dalam Cost Recovery (DetikFinance. com)

Solusi Pro Rakyat

Kenakan PPN 20% untuk Pertamax. Pajak masuk negara.

Kenaikan harga BBM masuk ke perusahaan minyak.

Menaikkan harga Premium menyusahkan rakyat kecil dan menguntungkan
perusahaan minyak

Kendaraan pribadi harus beli Pertamax

Premium hanya boleh dibeli angkutan umum

Jika pemerintah tidak bisa mengawasi ribuan pom bensin, apalagi penyaluran
BLT ke puluhan juta rakyat

Pajak STNK Mobil Mewah 10% dari harga jual

PPN Ekspor 20% untuk Perkebunan (Kelapa Sawit) dan Barang Tambang

Nasionalisasi Perusahaan Minyak Asing di Indonesia

Tak ada subsidi BBM !

Stop Penipuan Massal ini!

Berhenti menyengsarakan rakyat.

Sumber : www.infoindonesia.wordpress.com

Iklan

Komentar»

1. sed - Jumat, 23 Mei, 2008

masyaAllah……
kita tinggal lihat aja pemimpin bodoh pasti lah tetap bodoh
nggak sadar ditipu wakil kesayangannya. otak penipu tetaplah penipu
bidab lebih hina dari binatang.

2. Bayu lelono - Senin, 26 Mei, 2008

Bersama kita bisa ! Mari kita turun ke jalan…. demi utk rakyat yg lbh baik !!!

Regards 911

3. bob - Selasa, 27 Mei, 2008

banyak asumsi yg dibuat pak kwik kurang tepat…
hasil minyak tdk untuk minyak tapi masuk dulu ke apbn didistribusi ke yg lain.
kebutuhan minyak dalam negri beli….
jadi matematikanya tdk vis a vis duit minyak spend to minyak.

yg benar…pemerintah ini tdk ada sumur baru…
tdk bisa memaksa exxon cepat produksi…
dst…

4. Ridwan Gunawan - Kamis, 29 Juli, 2010

nice inpohhh gannn


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: