jump to navigation

Humor Bisa Menjadi Obat Stres Jumat, 30 Mei, 2008

Posted by Quito Riantori in Artikel, Humor.
trackback

Rasulullah Saw diriwayatkan pernah bersabda, “Orang beriman itu (juga) bersenda gurau dan bermain, sementara orang munafik itu suka mengerutkan kening dan marah” (Bihar al-Anwar 74 : 155 – Tuhaf al-‘Uqul hlm. 49)

Humor adalah suatu kualitas persepsi yang memungkinkan kita mengalami kegembiraan bahkan ketika kita sedang menghadapi suatu kemalangan atau kesusahan.

Menemukan humor dalam suatu situasi yang sulit dan tertawa dengan bebas bersama orang lain bisa menjadi penawar racun atas stres.

Selera humor kita memberi kita kemampuan untuk menemukan kesenangan, mengalami kegembiraan, dan juga untuk melepaskan ketegangan(tension). Humor bisa menjadi alat perawat diri (self-care) yang efektif.

Kata-kata humor sendiri merupakan kata-kata yang memiliki banyak makna. Akar kata “umor” mengandung arti cairan (liquid or fluid). Pada Abad Pertengahan, humor menunjuk kepada suatu energi yang berpikir untuk berhubungan dengan suatu cairan tubuh dan keadaan emosional. Energi ini telah dipercaya untuk menentukan kesehatan dan karakter (yaitu. “Dia sedang berada dalam sebuah humor yang buruk”).

Sebuah humor riang penuh harapan telah menggembirakan dan berhubungan dengan darah.

Suatu humor choleric adalah marah dan berhubungan dengan empedu.

Suatu humor phlegmatic adalah sikap dingin (apatis) atau sikap masa bodoh dan berhubungan dengan membran selaput lendir (mucous).

Suatu humor melancholic (sedih) telah menekan dan dihubungkan dengan empedu hitam.

Di dalam kamus modern, humor didefinisikan sebagai “suatu kualitas dari kemampuan tertawa atau menggelikan (comical) atau sebagai “suatu keadaan pikiran, sikap pandang, suasana hati, semangat”. Humor kemudian mengalir; melibatkan karakteristik dasar ekspresi individu, emosi, dan semangat.

Stres telah diperlihatkan untuk menciptakan perubahan fisiologis yang tidak sehat. Hubungan antara stres dengan tekanan darah tinggi, ketegangan otot, immuno-suppression, dan banyak lain perubahan yang telah dikenal selama bertahun-tahun. Riset modern menunjukkan bahwa tertawa menciptakan pengaruh sebaliknya. Humor muncul menjadi penawar racun yang sempurna untuk stres.

Studi menunjukkan bahwa pengalaman tertawa menurunkan tingkat-tingkat serum cortisol, meningkatkan sejumlah T lymphocytes yang diaktifkan, meningkatkan angka dan aktivitas sel pembunuh yang alami, serta meningkatkan jumlah T sel yang mempunyai suppresser.

Singkatnya, tertawa merangsang sistem kekebalan (the immune system), menetralisir immunosuppressive yang mempengaruhi stres.

Riset yang telah dilakukan pada sepuluh tahun terakhir membantu kita memahami hubungan-hubungan pikiran dengan tubuh (mind-body connections). Emosi-emosi dan suasana hati yang kita alami secara langsung mempengaruhi sistem kekebalan tubuh kita.

Suatu selera humor membiarkan kita untuk merasa dan menghargai ketidaklayakan hidup dan menyediakan saat-saat yang menyenangkan dan menggembirakan. Emosi-emosi positif ini dapat menciptakan perubahan-perubahan neuro-chemical yang akan menyangga immunosuppressive yang mempengaruhi stres.

Tertawa dapat menciptakan sebuah pelepasan emosi, suatu pembersihan emosi-emosi dan pelepasan ketegangan emosional. Tertawa, menangis, kemarahan, dan gemetar merupakan aktivitas-aktivitas pelampiasan yang dapat mengalirkan arus energi.

Di dalam bukunya Stress Without Distress, Selye memperjelas bahwa penafsiran stres seseorang tidak bergantung semata-mata pada suatu peristiwa eksternal, tetapi juga bergantung pada persepsi mereka atas suatu peristiwa dan makna yang mereka berikan;– bagaimana anda memperhatikan suatu situasi yang menentukan, jika Anda akan meresponnya sebagai ancaman atau tantangan.

Sebab orang yang berbeda juga merspon dengan cara yang berbeda untuk rangsangan lingkungan yang sama, sebagian orang tampak lebih baik dalam mengatasi stres daripada orang lain.

Suzanne Kobassa, seorang sosiolog telah mendefinisikan 3 “faktor daya tahan” yang dapat meningkatkan kelenturan seseorang terhadap stres dan mencegah ketegangan : komitmen, pengenndalian, dan tantangan.

Jika Anda mempunyai suatu komitmen yang kuat terhadap diri Anda dan pekerjaan Anda, maka Anda bisa meyakini bahwa Anda berada dalam kendali dari pilihan-pilihan dalam hidup Anda (pengendalian internal).

Dan jika Anda melihat suatu perubahan sebagai tantangan ketimbang sebagai ancaman; insya Allah Anda bisa lebih mengatasi stres untuk memeproleh kesuksesan.

Di dalam konteks ini, humor bisa menjadi suatu alat pengendalian. Humor memberi kita sebuah perspektif berbeda atas masalah-masalah yang kita hadapi dan, dengan suatu sikap pelepasan, kita merasakan suatu perlindungan diri dan pengendalian dalam lingkungan diri kita.

Persepsi humor melibatkan keseluruhan otak dan mengintegrasikan serta menyeimbangkan aktivitas kita di dalam belahan kedua-duanya (otak kiri dan otak kanan).

Derks telah menunjukkan bahwa ada suatu pola yang unik dari otak yang beraktivitas memancarkan gelombang persepsi humor. EEG’s telah merekam subjek-subjek tertentu ketika subjek-subjek itu hadir sebagai bahan-bahan yang lucu dan menggelikan.

Selama pengaturan canda, belahan otak bagian kiri memulai fungsi analitisnya terhadap proses pengaturan kata-kata. Segera setelah itu, kebanyakan dari aktivitas otak bergerak ke cuping depan yang mana merupakan pusat emosionalitas (center of emotionality).

Beberapa saat kemudian kemampuan sintesa belahan otak bagian kanan bergabung dengan pengolahan kiri untuk menemukan suatu pola — untuk “mendapatkan suatu lelucon atau canda”.

Beberapa 1/1000 (seperseribu) detik kemudian, sebelum si subjek memiliki cukup waktu untuk tertawa, aktivitas gelombang otak meningkat menyebar ke area proses sensor otak, area otak, dan cuping belakang kepala.

Fluktuasi-fluktuasi yang ditingkatkan di dalam gelombang delta mencapai suatu aktivitas yang lambat laun menjadi keras dan meluap sebagaimana otak memperoleh lelucon dan ekspresi eksternal ketika tawa mulai muncul.

Penemuan Derks menunjukkan bahwa humor menarik berbagai bagian-bagian otak secara bersama-sama ketimbang mengaktifkan suatu komponen di dalam satu area saja.

Menertawakan diri kita sendiri tidak selalu mudah (Seperti yang dilakukan Tukul dalam tayangan Empat Mata-nya). Sering kali seseorang terlalu hanyut dalam suatu masalah sehingga tak menemukan satu pun humor di dalamnya.

Hanya orang-orang yang memang memiliki bakat khusus yang dapat melihat sisi jenaka dari suatu situasi; yang dengannya ia dapat membantu untuk ketawa dan melepas kegembiraan.

Cobalah ciptakan gambaran-gambaran yang lucu dari masalah-masalah Anda, atau melebih-lebihkan situasi tersebut ke dalam hal-hal yang menggelikan, menertawakan perilaku aneh yang sebenarnya juga Anda miliki… Dengan begitu, insya Allah, stres dan ketegangan Anda akan terangkat dan hilang.

Laa hawla wa laa quwwata illa billah

Iklan

Komentar»

1. Yaya - Selasa, 10 Juni, 2008

ya, sedikit ‘melonggarkan ikatan’ dgn membiarkan msk perasaan gembira..

2. asr - Selasa, 10 Juni, 2008

mas quito bisa ndak ngilangin stress karena omongan kaum wahabi?

3. Quito Riantori - Rabu, 11 Juni, 2008

@asr
Mosok stres gara2 org bodoh…ntar bisa jadi bodoh juga lho…

4. krisna - Selasa, 26 Agustus, 2008

bisa ndak ya ngilangin stress…? Padahal Saya ndk suka humor

5. irvi - Kamis, 28 Mei, 2009

mang na knpa sech qta bsa stres????

6. fathur - Senin, 28 September, 2009

aku merasa dipermalukan banyak orang,
di suatu perkumpulan di kampung,
di kampus,
di saat lebaran,
aku benci mereka yg jahat padaku.
aku stress berat.
aku benar2 malu jika ditatap wajahku,
padahal wajahku alhamdulillah tidaklah cacat.
aku sangat sensitif,
aku jika terlanjur senyum lebar sering tidak bisa mengendalikan senyumku, aku jadi malu,
aku merasa aku orang yang baik.
tapi ada yg menganggap aku orang yg aneh,
aku sering mendapat malu.

7. dark angel - Senin, 23 November, 2009

aku juga stres,
aq stres mikirin cewe gw yg mati gantung diri, kenapa aq bisa stres? padahal aq orang yg waras…
tapi knp stres?
aq gak ngrti dg dunia ini,
tadinya hdupq bhagia, tntram, baik2 saja,
tapi apa yg skrg trjadi?
aq stres!
aq benci dunia ini!
aq benci mereka yg membuatq tmbah stres!
aku doakan mereka yg udah jahat padaq akan diberi kesadaran oleh ALLAH,
semoga hidupku bisa berubah lbih baik,
aq ingin bgt jadi normal kmbali,
knp aq bgni

8. PRANOWO - Kamis, 3 Desember, 2009

saya PRANOWO penulis buku mengenai ” Spiritual Quantum Smile”.
saya membuat komunitas tersenyum di Yogyakarta
saya berencana ingin menyebar virus senyum kepada siapa saja dan dimana saja
saya sering mengisi pelatihan indoor maupun out door yang berkaitan dengan budaya senyum secara positif

bagaimana seandainya ditempat bapak / ibu
diadakan pelatihan Spiritual Quantum Smile
agar budaya senyum secara positif dan senyum yang ada didalam hati nurani dapat n terjalin secara lahir dan batin

(0274) 6932552 / 0818260304

Salam senyum

saya penulis buku Spiritual Quantum Smile

Desain Training SQS

Klub tawa, yang dipelopori oleh Dr. Madan Kataria, beliau adalah seorang Dokter yang berpraktek di Mumbai, India, awal mulanya beranggotakan, hanya dengan lima orang pada tanggal 13 maret 1995, sampai sekarang Klub tawa ini berkembang hingga menjadi lebih dari 1.200 klub Tawa di seluruh dunia.

Indonesia perlu merespon positif adanya klub tawa didunia ini, karena dengan adanya klub tawa, membuktikan begitu banyaknya manusia didunia yang mengharapkan kebahagiaan secara lahir dan batin

Dalam pendalaman ilmu senyum dan ilmu tertawa, kami mencoba untuk menelaah lebih dalam apa manfaat tertawa dan apa manfaat senyum. Tersenyum adalah tingkatan dari tertawa. Dengan tersenyum kita telah melakukan suatu ibadah,

Ibadah artinya melakukan aktifitas kebaikan yang ditujukan untuk mendapatkan pahala dari Allah Swt. Segala macam aktifitas kebaikan, telah dijabarkan secara sempurna didalam Al-quran dan Hadist salah satu aktifitas kebaikan yang ada dalam Al-quran dan Hadist adalah tersenyum. sebagaimana Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam dalam suatu kesempatan pernah bersabda,”Tersenyum ketika bertemu dengan saudara kalian adalah termasuk ibadah”. (Riwayat At-Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan Al-Baihaqi). Sebagai umat Islam, maka kita harus mengikuti ajaran Rasulullah Saw, dikarenakan Rasulullah Saw mengajarkan tersenyum tidak sampai tertawa.

Ajaran yang indah dari Rasulullah Saw ini, mengerucutkan suatu inspirasi baru kepada kami untuk membentuk Komunitas Tersenyum.

Komunitas tersenyum ini sangat cocok digunakan di Indonesia, karena masyarakat Indonesia didominasi oleh umat Islam. Inspirasi sederhana ini perlu dibentuk segera, lalu dengan niat beribadah kepada Allah dan berencana menyatukan masyarakat Indonesia berdasarkan paham pancasila, yaitu : Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan melalui Komunitas Tersenyum. Maka resminya tanggal 09 maret 2009 kami publikasikan ke media massa tentang adanya Komunitas Tersenyum di Yogyakarta yang bertempat di Perumahan Mutiara Asri No B-3 (belakang Kecamatan Banguntapan) Yogyakarta

Awal publikasi, ternyata mendapatkan respon positif dari masyarakat Yogyakarta, dengan banyaknya SMS, Telpon dan Program Pelatihan Tersenyum untuk karyawan, sekolah, pengusaha, dan Pesantren Masyarakat Jogjakarta. Banyaknya masyarakat yang respon, menandakan bahwa senyum adalah sumber kebahagiaan yang sangat dinamis dan diperlukan sebagai sumber kebahagiaan lahir dan batin.

Tujuan pembentukan Komunitas Tersenyum ini untuk :
1. Memberikan kesadaran akan pentingnya senyum yang tulus
2. Memberikan cara-cara tersenyum sepeti yang dilakukan Rasulullah saw
3. Membangun pribadi-pribadi positif melalui Spiritual Quantum Smile
4. Mengadakan penelitian mengenai, kenapa orang sangat sulit senyum tulus dan apa dampak positif terhadap senyum tulus terhadap kesehatan, sosial, psikologi dan spiritual
5. Mengajak semua masyarakat untuk mensosialisasikan dan membudayakan senyum yang tulus
6. Mempertahankan warga Indonesia yang murah senyum. Berdasarkan hasil survei The Smiling Report 2009, Indonesia adalah negara paling murah senyum di dunia dengan skor 98%. Untuk salam, skor Indonesia sejajar Hongkong, juga 98%. Siaran pers The Smiling Report dari AB Better Business berbasis di Swedia (8/4/2009) yang diteruskan Korfungsi Pensosbud KBRI Stockholm Dody Kusumonegoro kepada detikcom (16/5/2009)

Semua lapisan masyarakat membutuhkan senyum, mulai dari keluarga (pendidikan orangtua terhadap anak-anaknya, Perusahaan (komunikasi atasan terhadap bawahan), Sekolah (komunikasi guru dengan siswa), Karyawan hotel dan toko (pelayanan) dan lain-lain
Manfaat yang akan diperoleh dari masing-masing, diantaranya :

Fungsi senyum di Perusahaan :
1. Menciptakan Suasana Harmoni
2. Menciptakan Suasana Penuh dengan cinta
3. Menciptakan ide-ide kreatif
4. Menciptakan Semua karyawan untuk Bekerja dengan hati
5. Menciptakan budaya senyum, salam, sapa, silaturahmi dan sedekah
6. Memunculkan wangi bunga diri setiap karyawan
7. Menjadikan karyawan Pribadi yang sehat
8. Menjadikan karyawan Pribadi yang penuh harapan

Fungsi senyum di Sekolah
1. Menciptakan Suasana sekolah yang harmoni
2. Menciptakan Budaya murah senyum, salam, sapa, silaturahmi dan sedekah
3. Menjadikan Guru dan murid yang saling bersinergi dalam menyatukan kecerdasan
4. Menjadikan Guru dan murid yang saling berdekatan dalam hati
5. Mempertajam IQ, EQ, ESQ melalui senyum

Fungsi senyum di Keluarga
1. Menciptakan Suasana keluarga yang harmoni
2. Menciptakan suasana Saling cinta dan penuh kasih sayang
3. Menciptakan keluarga yang Sakinah
4. Mempertajam IQ, EQ, ESQ melalui senyum

Fungsi senyum di dalam diri sendiri
1. Menjadikan Pribadi yang penuh Cinta
2. Menjadikan Pribadi yang penuh Percaya diri
3. Menjadikan Pribadi yang Bijaksana
4. Menjadikan Pribadi yang punya semangat hidup
5. Menjadikan Pribadi yang Kreatif
6. Memaksimalkan potensi IQ, EQ, ESQ

Fungsi senyum sebagai obat :
1. Mengobati stress
2. Meningkatkan kekebalan tubuh,
3. Mengobati penyakit jantung,
4. Mengobati penyakit paru-paru,
5. Mengkontrakskan 80 titik-titik saraf,
6. Melemaskan Otot-otot.
7. Meringankan Konstipasi.
8. Menurunkan Tekanan Darah,
9. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh.
10. Menghasilkan Hormon Endorphin, sebagai obat penenang alami

TERSENYUM
Semua orang bisa tersenyum tulus, namun apakah tersenyum tulus bisa dibiasakan setiap orang

SPIRITUAL QUANTUM SMILE

Bagi para pembaca yang ingin menjadi pribadi murah senyum, siap meningkatkan pengetahuan tentang Quantum Smile serta mengasah ketrampilan diri untuk tersenyum secara Spiritual Quantum Smile, dapat menghubungi kami

Perumahan Mutiara Asri No B-3
Belakang Kecematan Banguntapan, Yogyakarta
(0274) 6932552 / 0818260304

Tentang Penulis

Pranowo, lahir di Jakarta. Suami dari Yusrin Arafah Zain dan ayah dari Alvarino Roihan Nurfikri Z. Menyelesaikan Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Fakultas Ekonomi Manajemen
Sejak lulus kuliah pergi ke Jakarta untuk bekerja diperusahaan farmasi. Dalam perjalanan hidupnya harus pindah ke Yogyakarta dan meninggalkan pekerjaan dari Jakarta. Semenjak tinggal di Yogyakarta, menulis buku “30 hari anak bisa membaca jilid 1,2,3” bersama Muhidin Isma Almatin dan sering menulis berbagai tulisan, penceramah, mengikuti beragam kajian keilmuan serta menjadi narasumber seminar parenting, SDM dan dunia anak.
Pengalaman Training, diantaranya :
– Pelatihan Skill Managerial untuk para manager Counter Handphone
– Pelatihan service Excellent untuk driver Nyaman Travel, Warung Makan Pak Dullah, Warung Makan Pak Huh Hah, dan Warung makan sambal Mr Pedazzo
– Pelatihan Motivasi dan etos kerja para Customer Service dari berbagai counter Handphone
– Outbong Training untuk para Manajer Brothers
– Pelatihan kewirausahaan (entrepreneurship bagi mahasiswa dan freshgraduate
– Pelatihan peningkatan skill Marketing untuk seluruh marketing Brothers
– Forum Group Discussions (FGD)
– Dan lain-lain
Pengalaman Training yang cukup, telah membawa penulis pada suatu keinginan untuk mengerucutkan keilmuan menjadi penyebar Virus Senyum (pakar ilmu gelotolgy). Karena ia yakin dengan senyum akan membawa dampak langsung terhadap kecerdasan, kesehatan, psikologi, sosial dan spiritual

“salam senyum”

9. sukron - Jumat, 4 Desember, 2009

Saya sangat bahagia sekali dengan orang Indonesia yang murah senyum,semoga bisa jadi negara yang tetap mempertahankan senyum yang tulus,Saya juga suka senyum.

10. Sansan - Senin, 22 Februari, 2010

Dulu emang sy suka trsnyum.stlah brumah tngga ada stres yg buat sy trsnyum.tlng nasehatnya..

11. Sansan - Senin, 22 Februari, 2010

Ga mudah senyum kalo lagi stres..gi mana caranya?

12. Sansan - Senin, 22 Februari, 2010

Saya percaya senyum dan humor bisa ngilangin stres,tp kalo lg stres berat bnget buat humor..

13. johnterro - Kamis, 29 April, 2010

stres? bukankah itu hal biasa yang dialamai oleh orang yang dewasa … coba aja lihat anak kecil … sulit sekali ditemukan anak kecil yang stres … karena otak anak kecil masih ga dibebani perkara hidup di dunia … hehehe … itu sih yang aku analisis selama ini

Quito Riantori - Jumat, 30 April, 2010

saya kurang setuju, mas…coba mas baca ttg anak2 jalanan..mereka stres…mereka merokok…ada juga anak sd yg stres lalu bunuh diri karena belum bayar uang spp…dsb…

14. johnterro - Jumat, 30 April, 2010

iah juga yah …. hehehe
aku kurang melihat ke belakang lagi ttg kasus stres pada anak2 akhir2 ini …
tapi itu di luar kebiasaan/kewajaran
tapi itu juga bisa jadi wajar kalo banyak anak yang melakukan hal itu
sungguh nilai dan norma di dunia ini mulai bergeser

15. Ming - Selasa, 4 Januari, 2011

Sy jadi sangad mudah stres dlm 2th trakhir sjak sy mengenal n mcintai seorg laki2 yg baru sy tau trnya sdh bristri dan branak 2, 2th sy mggilainya dan mati2n mbelanya dlm hal apapun…trnya saat kjadian buruk mnimpa sy atas hubgan tlarang kami dy pergi bgtu saja mnggalkan sy yg dlm keadaan hancur….dan sy mjd sangaddd STRES bahkan bs sy sebut sy hampir GILA….
saat ini sy mcoba mnerima knyataan knp sy hrs STRES dr seorg laki2 yg ga bs dharapkan sm sx yg ada hanya memeras sy serta myakiti sj….smtra dy pun ga punya klebihan apapu selain katampanan fisik yg mbuat sy JUJUR ga akan bs mlupakan smp sy mati…..slain itu dy NOL sm sx….lantas sy mulai mau myadari dy TIDAK pantas tuk dpikirkan aplg smp mbuat ak TETAP STRES….dsekelilingku byk yg mgasihiku n mcintaiku dg tulus…ak ga akan kcewakan org tsb hny krn ak mnutup mata n mggilai laki2 yg ga BERTANGGUNG JAWA itu…dy ada di BANDUNG di kec. bojongsoang anggt club mtr ternama jg d bdg (no. 0177) hati2 lah para wanita jgn smp terjebak n tertipu olehnya….kalo ga mo hidup hancur n jd aib spt sy…

16. Riguan - Selasa, 17 Mei, 2011

Begitu stressnya,kalw buat humur. .


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: