jump to navigation

Penolakan Membuat Seseorang Lebih Peka Senin, 20 Oktober, 2008

Posted by Quito Riantori in Artikel.
trackback


Orang yang mengalami penolakan secara sosial dapat lebih peka mengenali KEPALSUAN di wajah seseorang. Itu terbukti dari hasil studi Michael Bernstein, mahasiswa doktoral psikologi sosial di Universitas Miami, AS, dan timnya yang dimuat dalam jurnal Psychological Science edisi Oktober. Tim Bernstein mempelajari fenomena itu dengan mengamati 32 individu. Mereka dibagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama diminta membuat tulisan berisi pengalaman mereka saat mengalami penolakan atau penyisihan.

Kelompok kedua menuturkan pengalaman saat mereka diterima dalam suatu lingkungan. Kelompok terakhir diminta menulis mengenai apa yang telah terjadi sehari sebelumnya.

Para partisipan studi kemudian diminta menyaksikan 20 video yang menampilkan wajah seseorang yang sedang tersenyum, baik yang palsu maupun yang tulus.

Hasilnya, mereka yang merasakan penolakan mengidentifikasi senyum yang palsu hampir 80%, sedangkan kedua kelompok lainnya sekitar 60%.

Para peneliti menduga orang-orang yang merasa ditolak lebih fokus pada mata ketika melihat seseorang tersenyum. (*/livescience.com/X-5)

_______________

Sumber : http://mediaindonesia.com/

Komentar»

1. budi santoso - Kamis, 31 Maret, 2011

yupz… itu benar sekali…, karena mata sulit sekali berdusta…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: