jump to navigation

Kearifan Universal 28 November 2008 Jumat, 28 November, 2008

Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan, Kearifan Universal, Tasawwuf.
1 comment so far

bee

1. “Bagi lebah, bunga adalah pancuran kehidupan. Bagi bunga memberi kebahagiaan adalah kebutuhan dan kenikmatan. Tenggelamkan diri Anda dalam kenikmatan seperti bunga bagi lebah.” (Kahlil Gibran)

2. “Jalan Sufi adalah melayani orang lain,bukan sekadar doa, tasbih atau pun jubah panjang para Darwis.” (Sa’di)

3. “Halangan hanyalah hal yang engkau lihat ketika engkau kehilangan arah.” (lebih…)

Stres? Siapa Takut! Selasa, 25 November, 2008

Posted by Quito Riantori in Artikel, Stress Management.
add a comment

stress2

Sebenarnya, definisi stres bisa diperluas termasuk di dalamnya keseluruhan rangkaian kejadian yang kompleks, seperti :

(1) suatu peristiwa yang mengharuskan atau memaksa timbulnya beberapa perubahan (perubahan eksternal atau perubahan mental; sesuatu yang nyata atau sekadar imajinasi)

(2) proses-proses internal (persepsi, interpretasi atas suatu kejadian, pembelajaran, penyesuaian, atau menanggulangi beragam mekanisme), (lebih…)

Apa itu Khusyu’? Senin, 24 November, 2008

Posted by Quito Riantori in Artikel, Bilik Renungan, Tasawwuf.
add a comment

khusyu1

Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati (khusyu’) mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun , dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.” (QS Al-Hadiid [57] : 16)

Di dalam salah satu doanya, Imam Ali Zainal ‘Abidin as berdoa : “Dan aku berlindung dari jiwa (nafs) yang tidak pernah puas (qana’ah), dan dari perut yang tidak pernah kenyang, dan dari hati yang tidak pernah khusyu’1] (lebih…)

Collateral Damage : Apologia Para Penjagal Massa Jumat, 21 November, 2008

Posted by Quito Riantori in About Wahabism-Salafism, Artikel, Bilik Renungan.
3 comments

baquba21

Mungkin istilah Collateral Damage pertama kali digunakan sebagai euphemisme (ungkapan pelembut) para politisi dan jenderal-jenderal Amerika Serikat di dalam Perang Vietnam 1], ketika AS membantai anak-anak dan wanita Vietnam.


Di dalam sebuah wawancara sebelum eksekusinya, Timothy McVeigh, seorang veteran tentara AS dalam Perang Teluk mengaku telah membunuh (membom) 19 anak-anak tak berdosa dan menganggap hal itu sebagai Collateral Damage. [2] (lebih…)

Obama Terpilih, Sentimen Rasialis Meningkat di AS Kamis, 20 November, 2008

Posted by Quito Riantori in News.
add a comment

racism3

Kamis, 20 November 2008 | 01:10 WIB

Los Angeles, Rabu – Kemenangan historis Barack Obama sebagai presiden AS kulit hitam pertama telah menuntun pada meningkatnya kejahatan dan perusakan bernuansa rasial di seantero AS.

Pasangan di Pennsylvania bangun pagi dan menemukan sisa- sisa salib terbakar di halaman rumah mereka. Sejumlah mobil dan garasi di California ditandai dengan swastika dan kata-kata ”Kembali ke Afrika”. Boneka hitam digantung di tali di Maine. Anak-anak di Idaho menyanyikan ”Bunuh Obama” di dalam bus sekolah mereka. (lebih…)

“Yesus” dari Iran – Jesus Spirit of God Kamis, 20 November, 2008

Posted by Quito Riantori in News.
add a comment

yesus-iran2

“Ini Yesus,” kata seorang pria.

Yesus, yang ditunjuk pun duduk di samping kawannya, Nader Talebzadeh. Nader ialah sutradara Iran yang saat ini membesut film “Jesus Spirit of God”, film terbaru bertema kisah hidup Isa Al-Masih dalam versi Islam.

Tokoh yang oleh umat Nasrani dipercaya sebagai messiah, anak Tuhan yang disiksa kaum Judah dan pengabar kedatangan Muhammad sebagai utusan terakhir, diperankan oleh Ahmad Soleimani-Nia, pria yang dipanggil Yesus tadi, ketika sang sutradara mengenalkan aktor utamanya kepada publik. (lebih…)

Separuh TKI di Kuala Lumpur Tak Dibayar. Lagi, TKI Disetrika Majikan di Arab Saudi Rabu, 19 November, 2008

Posted by Quito Riantori in News.
add a comment

saudi3

Rabu, 19 November 2008 | 01:28 WIB

Jakarta, Kompas – Kedutaan Besar Indonesia untuk Malaysia memberi perhatian besar pada masalah tenaga kerja Indonesia atau TKI di Malaysia. Hal itu karena separuh dari pekerja di sektor rumah tangga di Kuala Lumpur atau 341 dari 630 orang tahun 2007 ternyata tidak dibayar oleh para majikan.

”Problem TKI nonformal atau pekerja rumah tangga yang upahnya tidak dibayar ini sangat menonjol di Kuala Lumpur,” kata Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Da’i Bachtiar langsung dari Malaysia pada teleconference Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) atau Indonesia Crime Prevention Foundation (ICPF) di Jakarta, Selasa (18/11).

(lebih…)

Orang-orang Yang Dibenci Allah Swt Rabu, 19 November, 2008

Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan, Khazanah Hikmah Ahlul-Bayt.
1 comment so far

benci2

Rasulullah Saw bersabda : “Sesungguhnya Allah membenci orangtua yang suka berzina, orang kaya yang berbuat zalim, orang fakir yang sombong, peminta-minta yang memaksa, dan Allah menghapus pahala orang yang memberi namun mengungkit-ungkit (pemberiannya). Allah juga membenci orang yang suka pamer dengan kekayaannya lagi pendusta!” (Mizan al-Hikmah hadits no. 1757, Bihar al-Anwar 72:145)

Rasulullah Saw bersabda : “Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta’ala membenci setiap orang yang pandai akan urusan dunia tapi bodoh akan urusan akhirat.” (Kanzul ‘Ummal hadits no. 28982) (lebih…)

TKI Mengaku Dianiaya 8 Bulan di Arab Saudi Rabu, 19 November, 2008

Posted by Quito Riantori in News.
add a comment

malaysia-saudi3

Selasa, 18 November 2008 | 01:43 WIB

BREBES, KOMPAS – Kasus kekerasan terhadap tenaga kerja Indonesia di luar negeri kembali terjadi. Kali ini menimpa Waroah (38), TKI asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Arab Saudi.

Waroah mengaku, dia dianiaya sekitar delapan bulan. Setelah minta dipulangkan, perempuan asal Desa Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, tersebut, Minggu (16/11) pagi tiba di rumahnya. “Saya tidak tahan disiksa terus-menerus oleh majikan,” ucap Waroah yang kemarin terbaring lemah di lantai dua bangsal penyakit dalam Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes. (lebih…)

Kebahagiaan Rabu, 19 November, 2008

Posted by Quito Riantori in Kearifan Universal, Mutiara Kearifan.
add a comment

picture16

“Tindakan mungkin saja tidak selalu mendatangkan kebahagaiaan, tetapi takkan ada kebahagiaan tanpa suatu tindakan” (Disraeli, 1804-1881)

“Orang bodoh mencari kebahagiaan di kejauhan, sementara orang bijak menanamnya di bawah kakinya” (James Oppenheim, 1882 – 1932)

“Salah satu rintangan besar untuk mendapatkan kebahagiaan adalah harapan yang terlalu besar akan kebahagiaan” (Fontenelle, 1657 – 1757) (lebih…)