jump to navigation

Sekali Lagi Ali Kamis, 18 Desember, 2008

Posted by Quito Riantori in All About Ahlul Bayt, Artikel.
6 comments

ali5

Jika anda membaca sejarah orang-orang besar, maka yang akan anda temui adalah betapa banyak ujian hidup yang dihadapinya. Makin besar jiwa seseorang makin besar pula ujian yang akan dihadapinya.

Orang-orang besar adalah orang-orang yang diuji dengan ujian hidup yang tingkat kesulitannya sedemikian tinggi. Makin besar kepribadiannya makin rumit pula ujian yang dihadapinya. Sebaliknya, orang-orang kecil hanya akan menghadapi masalah-masalah kecil dan tingkat kerumitannya pun rendah. (lebih…)

Iklan

Mengapa Ali? Rabu, 17 Desember, 2008

Posted by Quito Riantori in All About Ahlul Bayt.
4 comments

terjemah-nahjul-balaghah-ii

Jika seseorang bertanya, “Apakah Syi’ah itu?’, maka para pembenci Syi’ah dan Ahlul Bayt Nabi akan menjawab, “Paham yang terlalu mengagung-agungkan Ali!”

Tentu saja ini definisi yang aneh, karena pasti orang-orang Syi’ah akan balik bertanya, “Apakah sikap-sikap dan ucapan-ucapan Nabi Saw terhadap Ali yang sedemikian mengutamakan Ali itu adalah bentuk pengagungan Nabi Saw yang berlebihan terhadap Ali? (lebih…)

10 Langkah Agar Menjadi Lebih Bahagia Jumat, 12 Desember, 2008

Posted by Quito Riantori in Kearifan Universal.
add a comment

2802033277_07a0e17778_mLangkah Pertama : Selalulah Tersenyum!

The shortest distance between two people is a smile.”

Victor Borg, seorang komedian, konon pernah berkata, “Jarak terdekat antara dua orang adalah senyum.”

Jangan pernah meremehkan kekuatan sebuah senyuman. Tak bisa dipungkiri bahwa fisik maupun mental kita dapat merasakan energi positif yang menggelora dari sebuah senyum. Secara fisik, otot kita menjadi relaks, dan menurut banyak ahli, sistem kekebalan kita pun bertambah. Inilah yang disebut the power of smile. (lebih…)

Kearifan Sufi Rabu, 10 Desember, 2008

Posted by Quito Riantori in Tasawwuf.
2 comments

damai

Kami kaum Sufi adalah pecinta keindahan. Walaupun kami telah menjauhi dunia, bukan berarti kami mesti kelihatan menderita. Tetapi, kami pun tidak ingin berdiri berkacak pinggang dan menarik perhatian yang tidak layak….Kami berperilaku sebagaimana orang lain dan berpakaian seperti orang lain. Kami hanya orang biasa, yang menjalani kehidupan biasa. Kami selalu patuh terhadap aturan negeri di mana kami hidup; tetapi dalam realitas sesungguhnya kami berada di luar hukum manusia, sebab kami hanya patuh kepada aturan Tuhan. Kami pasrah di manapun: kami benar-benar bebas!

~ Irina Tweedie (lebih…)

Saudi Wahabi kah Yang Bertanggung-jawab Mengubah Teks Terjemahan Hadis? Jumat, 5 Desember, 2008

Posted by Quito Riantori in About Wahabism-Salafism, Artikel.
1 comment so far

wahabism

(Bagian I)

Investigasi Penyimpangan Terjemahan Hadis Kedatangan Kembali Isa Al-Masih

Hadis Nomer 658 jilid 4 Edisi Arab/Inggris Shahih al-Bukhari menceritakan kembalinya Isa AS di saat “Imam” telah datang. Penerjemahan berganti saat edisi berikutnya!

Sahih al-Bukhari adalah kitab hadis utama kalangan Ahlus Sunnah setelah Kitab suci Al-Quran. . Terjemahan Bahasa Inggris oleh Muhammad Muhsin Khan terbit 9 jilid dan terbit dalam berbagai edisi. Hadis yang diteliti di bawah ini muncul dalam edisi Dar al-Fikr (tanpa tahun, meskipun diduga terbit baru-baru ini). (lebih…)

Teroris Mumbai Pakai Kokain agar Kuat Bertempur Kamis, 4 Desember, 2008

Posted by Quito Riantori in About Wahabism-Salafism, News.
add a comment

teroris-mumbai

MUMBAI, RABU Kelompok teroris yang mampu bertempur melawan tentara India hampir tiga hari dalam serangan di Mumbai pekan lalu disinyalir menggunakan kokain atau obat-obatan lain. Mereka tetap terjaga sepanjang pertempuran berlangsung. (lebih…)

Jangan Berpaling dari Zikir Rabu, 3 Desember, 2008

Posted by Quito Riantori in All About Zikir, Bilik Renungan, Tasawwuf.
3 comments

terataiAl Quran Yang Mulia, ”Dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari berzikir kepada Kami serta dia mengikuti hawa nafsunya dan keadaannya itu telah melampaui batas” (QS Al-Kahfi [18] ayat 28)

Rasulullah Saww bersabda, “Siapa yang duduk di suatu tempat, lalu di situ ia tak berzikir kepada Allah, maka kelak ia akan mendapat kerugian dan penyesalan21]. (lebih…)