jump to navigation

Imam Khomeini – Keteguhan Iman Seorang Ayah Jumat, 5 Juni, 2009

Posted by Quito Riantori in All About Ahlul Bayt.
trackback

Imam khomeini

Zahra Mostafavi, putri Imam Khomeini, memberi kesaksian tentang keteguhan Imam Khomeini pada saat-saat sulit dan genting. Berikut ini kesaksiannya :

Putri Imam Khomeini yang paling kecil mengandung saat berusia 18 tahun. Ketika kandungannya berusia 7 bulan, seorang dokter ahli mengatakan bahwa ada gejala serius yang membahayakan nyawa sang ibu serta bayi yang dikandungnya dan hanya salah seorang saja yang dapat diselamatkan.

Menantu Imam dan seluruh dokter sepakat berupaya memilih menyelamatkan ibunya dan untuk tujuan ini mereka merasa perlu mendapat izin dari ayahnya, Imam Khomeini.

Para dokter ahli pun datang menemui Imam Khomeini dan memberitahukan kepada Imam bahwa putri bungsunya dalam keadaan bahaya dan meminta izin untuk menyelamatkan sang ibu melalui operasi. Sambil menangis menantu Imam meminta mertuanya mengizinkannnya.

Dengan keteguhan iman seorang ayah. Imam mengatakan, “Saya tidak bisa menyetujui agar sang bayi dikorbankan demi sang ibu. Keduanya punya hak untuk hidup.”

Imam menegaskan, “Saya tak dapat mengizinkan pembunuhan atas makhluk hidup karena cinta saya pada putri saya. Saya tak dapat memberikan izin seperti itu.”

Dokter ahli itu tetap bersikeras sedapat mungkin meyakinkan Imam bahwa ibu sang bayi akan meninggal… Namun Imam Khomeini tidak mengubah pendiriannya.

Akhirnva mereka semua meninggalkan Imam dan mulai berdoa. Opreasi pun berlangsung setelah beberapa waktu. Imam diberitahu bahwa bayi dan ibunya selamat. Karena bahagia dan lega. Imam Khomeini melakukan sujud syukur ke hadirat Allah…

Mostafavi Khomeini mengisahkan kenangan ini seraya berkata. “Tindakan Imam ini menunjukkan keteguhan imannya dan ini sangat mempengaruhi saya. Ketika putrinya yang berusia 18 tahun terancam mati karena menurut Islam ia tidak berhak memutuskan hal itu, ia mengontrol perasannya (rasa cintanya) dan tidak menyerah pada perasaan seorang ayah pada saat-saat genting seperti itu.”

(Sekilas Tentang Imam Khomeini, hlm. 68)

Iklan

Komentar»

1. NA_SR - Selasa, 9 Juni, 2009

Salam saudara… artikel yg menarik…
saya dapati blog ini byk mempunyai informasi dari kedu2 belh mazhab spt Sunnah danSyiah…
Boleh saya bertanya… adakah saudara bermazhab Syiah, tapi jgn risau, saya tidak membenci Syiah kerana saya yakin yg kita semua adalah bersaudara walaupun mempunyai perbezaan pendapat..

Jazakumullah..

Quito Riantori - Rabu, 10 Juni, 2009

@NA_SR
Jawaban saya ada di artikel saya berjudul : “Dua Wajah Yang Saling Berhadapan”
Terima kasih atas kunjungan Anda.
Salam

2. Rizal - Selasa, 9 Juni, 2009

luar biasa !

3. Putri Malu - Jumat, 12 Juni, 2009

Subhannallah ..sebenarnya kisah ini sudah saya baca beberapa tahun yang lalu, tetapi saat saya baca kembali ..mengingatkan keteguhan baliau Imam Khomeini ra.. salam untuknya..

4. ihsan - Kamis, 25 Juni, 2009

semoga allah melimpahkan rahmat dan ampunan kapada imam khomeini,dan semoga allah memberikan pemimpin seperti beliau kepada negeri indonesia yang sedang sekarat ini,amin ya robbal almin.

5. muhammad - Sabtu, 1 Agustus, 2009

blognya sangat bgus blh g aq copy d blog q. in nm blog q
http://seruanislam.blogspot.com tp syg aq blm bisa memepublikaskan blog q, mudh2an anda bisa memebantu q

6. Agoest D. Irawan - Rabu, 24 Maret, 2010

Mas Ito mang top markotop, … Q juga dah baca buku biografi beliau mas. Subhanallah, speechless deh. Thanks for great work of Mas Ito here. Salam dari Ngawi…

7. makuwok - Rabu, 24 Maret, 2010

Subhanallah…semakin ku terkesan dg Imam Khomeini…adakah tulisan2 ttg Biografi lengkap Imam?terus terang pengetahuan saya ttg Imam terbatas krn sebelumnya saya sama sekali tidak pernah mengetahui ataupun membaca ttg Imam Khomeini..thanks …salam^^

8. Nilam dyah - Kamis, 25 Maret, 2010

Luar biasa. Terharu. Sangat terharu…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: