jump to navigation

Zikir Dapat Mengusir Setan Jumat, 12 Juni, 2009

Posted by Quito Riantori in All About Zikir, Bilik Renungan, Tasawwuf.
trackback

tasbih5

Imam Ali as berkata : “Zikir kepada Allah itu dapat mengusir setan” (Mizan al-Hikmah 3 : 420)

ZIKIR kepada Allah dapat mengenyahkan segala bentuk unsur negatif termasuk setan. Setan yang di dalam bahasa Arab berakar dari kata “syathana” memiliki arti : menyalahi atau menjauhi, adalah salah satu makhluk yang berani menentang perintah Allah SwT, yaitu bersujud kepada Adam as. Karena itulah ia dikatakan menyalahi perintah Allah, yang berakibat secara langsung menjadi jauh dari Rahmat-Nya, dari Kasih Sayang-Nya. Na’udzubillah. Sejak ia menjauhkan dirinya dari Rahmat Allah, ia diusir dari Surga dan menjadi makhluk-Nya yang dikutuk Allah ‘Azza wa Jalla.

Kutukan dan laknat Allah atas setan telah membuat setan dendam kepada Adam dan keturunannya – manusia -, Iblis dan setan bersumpah untuk terus menyesatkan manusia sampai Hari Qiyamat. Iblis berkata,”Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlashin di antara mereka”  1]

“Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa bila mereka ditimpa was-was dari setan, mereka berzikir kepada Allah, maka saat itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya” 2]

Zikir (yang disertai hati yang ikhlash dan taqwa) dapat mengeluarkan penzikir dari keadaan was-was, penuh ragu, gelisah, dan pikiran-pikiran yang meresahkan yang biasa menimpa manusia di dalam kehidupan dunia yang hina ini. 3]

Imam Ali as berkata,“Zikir  kepada Allah itu tiang keimanan dan melindungi  diri dari gangguan setan” 4]

Rasulullah saww bersabda,”Setan selalu mengawasi hati orang mu’min, tetapi apabila hati itu ingat (berzikir) kepada Allah, setan akan lari” 5]

Setan tidak akan pernah membiarkan manusia bebas dari gangguan dan godaannya, sebagaimana yang kita tahu setan telah bersumpah untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Iblis berkata, ”Karena Engkau telah memutuskan saya tersesat, aku benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka (manusia) dari jalan Engkau yang lurus” 6]

Sebagaimana kita ketahui bahwa tujuan shalat adalah untuk berzikir kepada-Nya : “Aqimish shalah li dzikriy” – Tegakkanlah shalat untuk berzikir kepada-Ku (QS 20 : 14), dan kita juga tahu bahwa “ash-shalaatu tanha ‘anil fakhsya iwal munkar” – Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar. 7]. Maka jika shalat kita telah mampu melumpuhkan ego dan mematahkan segala tipu daya setan, maka berarti shalat kita telah berhasil mencapai sasarannya, yaitu zikrullah. Zikrullah inilah yang mampu melumpuhkan ego Anda dan berhasil mengusir segala macam bentuk setan. Inilah dzikrullah yang dikatakan sebagai tiang keimanan dan senjata yang bisa melindungi pelakunya dari gangguan dan godaan setan. Sebaliknya seseorang yang berpaling dari mengingat-Nya, setan akan datang memburu untuk menyantapnya.

Barangsiapa yang berpaling dari berzikir

kepada Yang Maha Rahman niscaya

Kami adakan baginya setan,

Maka setan itulah yang menjadi teman

Yang selalu menyertainya

(QS 43 : 36)

Laa hawla wa laa quwwata illa billah.

Iklan

Komentar»

1. izzan - Kamis, 20 Mei, 2010

kenapa sebutannya tidak sayidina Ali kw?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: