jump to navigation

Satu Putaran Bisa Memicu Kerusuhan? Jumat, 3 Juli, 2009

Posted by Quito Riantori in Apa Kabar Indonesia?.
trackback

Bachtiar Effendi

Satu Putaran Picu Disintegrasi

Wacana pilpres satu putaran yang dikampanyekan oleh SBY-Boediono dikhawatirkan akan memicu disintegrasi bangsa.
“Karena ada anggapan hanya orang Jawa yang bisa memenangkan pemilu. Ini berbahaya,” ucap pengamat politik Universitas Islam Negeri, Bachtiar Effendy, saat menjadi narasumber di acara publikasi hasil survei Lingkaran Survei
Kebijakan Publik (LSKP) di sebuah restoran di Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (30/6). Menurut Bachtiar, dengan Undang-undang No 42 tahun 2008 tentang Pilpres, di mana diatur soal syarat menang pilpres adalah capres-cawapres menguasai 50 persen dari total jumlah provinsi, di mana masing-masing provinsi jumlah perolehan suaranya tidak kurang dari 20 persen.

Syarat itu tentu sulit dicapai masing-masing kandidat dalam satu putaran.
Dia berpendapat, bohong besar jika masyarakat bosan mengikuti pilpres. Sebab, yang teladi justru antusiasme masyarakat untuk memilih. “Buktinya, banyak orang marah karena namanya tidak masuk dalam DPT,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bachtiar menyayangkan atas banyaknya lembaga survei yang memublikasikan penelitiannya atas para. pasangan capres-cawapres. Di mana sebagian besar survei terindikasi mendukung kandidat tertentu.

“Sebagai lembaga survei seharusnya memberikan pendidikan politik bagi masyarakat, bukan menjerumuskan. Jika survei dilakukan jauh-jauh hari sebelum pemilu, itu sangat bagus. Karena, survei memberi masukan bagi pemerintah dan DPR untuk mempersingkat pemilu,” ucap Bachtiar.

Sementara itu, salah satu hasil survei LSKP yang dilakukan di wilayah DKI Jakarta pada 20 – 25 Juni 2009 terhadap 440 responder adalah mayoritas warga Ibu Kota ingin pilpres satu putaran, dan respon¬den menginginkan SBY sebagai presiders. (ver)

_________________
Sumber : Warta Kota, 1 Juli 2009

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: