jump to navigation

Flu Babi Sengaja Disebarkan? Senin, 13 Juli, 2009

Posted by Quito Riantori in Apa Kabar Indonesia?.
trackback

suripto

Jakarta – Kasus flu babi merebak termasuk di Indonesia. Disinyalir virus H1N1 ini sengaja disebarkan dan semata hanya sebagai bisnis untuk meraup keuntungan.

“Sudah pasti disebarkan, memang terencana. Seperti ini tidak mungkin natural, lihat saja penyebarannya tahu-tahu sampai di Bali, bagaimana kalau sampai di Jakarta?” jelas pengamat intelijen Suripto saat dihubungi melalui telepon, Senin (13/7/2009).

Dia mengaku pernah bertukar pikiran dengan Menkes Siti Fadillah Supari pada 2008 lalu, saat ramai-ramai kasus flu burung lalu.

“Besar kemungkinannya ini juga ada operasi intelijen bisnis, dari kompetitor perusahaan multinasional yan bercokol di Jerman dan yang di Swiss,” tambah mantan pejabat Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) itu.

Dia menilai flu itu digunakan salah satu perusahaan upaya untuk mengalahkan obat yang digunakan perusahaan lainnya. “Jadi wabah flu ini tidak natural,” tutupnya.

_____________

Indra Subagja – detikNews

http://www.detiknews.com/read/2009/07/13/142854/1164068/10/ada-operasi-intelijen-bisnis-flu-babi-diduga-sengaja-disebarkan

Komentar»

1. indra - Kamis, 16 Juli, 2009

serius ni gara-gara motif monopoli bisnis ??

2. ABHussin - Senin, 20 Juli, 2009

Barangsiapa suka makan daging babi,
dia akan mudah diserangi flu babi…
Oleh itu jangan lagi makan daging babi,
Tutop aja bisnis ternakan & penjualan babi… hehehe…

3. SaChyA - Senin, 27 Juli, 2009

YaPz . . .
SeTuJu bwNgaT 2h , ,
dn9n gTu khAn kTa g’k kTlrAn khAn . . .


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: