jump to navigation

Waspadalah! Wahabi Salafy Merencanakan Mengadu Domba Sunni Syiah Kamis, 29 Oktober, 2009

Posted by Quito Riantori in Artikel.
trackback

ayatullah makarim shirazi

SURAT TERBUKA AYATULLAH MAKARIM SYIRAZI KEPADA ULAMA WAHABI

Beberapa bulan yang lalu terjadi peristiwa yang sangat aneh dan langka di sebagian negara-negara Islam. Pada tanggal 16 Dzul Qa’dah 1427 H sebuah kelompok yang terdiri dari 38 ulama dan dosen menandatangani sebuah deklarasi. Ulama dan dosen Wahabi ini berasal dari universitas Ummul Qura dan universitas Malik Su’ud serta sebagian kecil dari sebagian wilayah Arab Saudi lainnya.

Deklarasi itu adalah fatwa untuk membunuh orang-orang Syi’ah Irak dan Syi’ah seluruh dunia! Mereka menuduh orang-orang Syi’ah adalah Rafidhi Safawi, sekutu Amerika dan pelindung Israel yang membunuhi orang-orang Ahli Sunah.

Pada poin pertama dari deklarasi itu, setelah pendahuluan, perlu adanya mobilisasi terhadap media-media Arab untuk menyampaikan kepada seluruh kaum muslimin di dunia bahwa “Syi’ah itu berbahaya, Syi’ah harus dicitrakan membunuh orang-orang Ahli Sunah, Tunjukkan bahwa orang-orang Ahli Sunah adalah orang-orang yang dianiaya“. Deklarasi ini menyebutkan bahwa Syi’ah Irak ingin memecah negara Irak menjadi negara-negara kecil. Kawasan Selatan yang kaya milik Syi’ah, Utara dikuasai oleh Kurdi dan kawasan kecil di pusat Irak menjadi milik Ahli Sunah. Dalam lanjutannya disebutkan bahwa apa yang diambil secara paksa, maka harus direbut secara paksa juga. Perang adalah pilihan pertama dan Irak harus direbut dari Syi’ah. Bahkan orang-orang Kurdi juga harus dikeluarkan dari Irak.

Pada poin kedua disebutkan bahwa para pemikir dan ulama harus dimaksimalkan untuk berbicara di masjid dan pertemuan-pertemuan khusus atau umum. Mereka harus menjelaskan hakikat yang selama ini tersembunyi. “Mereka harus menekankan kemazluman Ahli Sunah agar orang-orang Ahli sunah bangkit melawan Syi’ah”.

Pada poin ketiga diserukan kepada seluruh orang-orang Ahli Sunah untuk membantu Ahli Sunah Irak sekuat tenaga, baik uang maupun persenjataan.

Poin keempat meminta kepada seluruh kelompok-kelompok Ahli Sunah di Irak untuk bersatu demi menghadapi Syi’ah. Istilahnya adalah menghadapi taghut Amerika, Rafidhi dan sekutu mereka. Ketiga kelompok ini harus dihancurkan. Maksud dari sekutu mereka adalah orang-orang Kurdi dan sebagian orang-orang Ahli Sunah yang moderat.

Poin kelima menyebutkan agar tidak boleh putus asa untuk menyebarkan semangat ini. Dalam masalah ini harus aktif. Karena masa kebatilan hanya sesaat, sementara kebenaran akan kekal hingga hari kiamat.

Belum pernah dalam sejarah Islam, ada fatwa yang semacam ini. Memerintahkan untuk perang saudara sesama muslim dan membunuh orang-orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat. Syi’ah sendiri meyakini bahwa mengalirkan darah seorang muslim; baik itu Syi’ah maupun Sunni, adalah sebuah dosa besar yang tidak terampuni.

Sekalipun ancaman semacam ini ada, Kami tidak pernah takut sedikit pun. Di hadapan sikap dan aksi kekerasan yang tidak manusiawi ini, kami mengulurkan tangan persaudaraan. Kami akan mengatakan kepada mereka: “Saudaraku! Kalian telah salah jalan. Musuh kita orang lain”. Bila kalian tetap ingin menjalankan rencana kalian, niscaya Islam tidak tersisa lagi. Sebagai saudara, kami ingin menasihati kalian: “Lebih dari ini jangan lagi kalian rusak Islam ini!” Jangan kalian memperkenalkan Islam sebagai agama kekerasan dan hanya milik orang-orang bodoh!

Terlepas dari semua itu, kenyataan keji dan berbahaya ini harus dipikirkan oleh semua kaum muslimin. Ada baiknya bila merenungkan beberapa poin berikut:

1. Deklarasi ini mengajak untuk membunuh saudara sendiri dan ratusan juta jiwa kaum muslimin. Deklarasi ini telah membunyikan tambur peperangan. Di seluruh dunia, Islam diperkenalkan sebagai agama kekerasan dalam bentuknya yang paling ekstrim. Hari ini, deklarasi ini menunjukkan bahwa musuh paling berbahaya adalah cara berpikir Wahabi ekstrim. Cara pandang yang melihat bahwa Syiah dan Ahli Sunah sama-sama kafir. Yang Islam hanya mereka saja. Ini dapat ditelusuri dalam buku Muhammad bin Abdul Wahhab. Mayoritas Ahli Sunah juga sangat tersiksa menghadapi mereka.

Sangat disayangkan, cara berpikir yang mendahulukan kekerasan sangat menghambat kemajuan Islam di dunia. Bahkan cara berpikir semacam ini menjadi problem besar dunia Islam sekarang. Padahal, dunia saat ini siap menerima Islam. Namun, bila mereka telah dekat dengan Islam, mereka melihat sekelompok kaum muslimin yang hobinya melakukan aksi teror dan tindak kekerasan. Sesaat mereka berbalik dari Islam.

2. Wahabi memperkenalkan Amerika sebagai salah satu dari faktor yang membahayakan stabilitas keamanan di Irak. Kami juga meyakini hal yang demikian. Namun semua tahu bahwa sebagian dari negara-negara Islam secara praktis merupakan sekutu Amerika di Timur Tengah. Orang-orang Amerika dengan bebas bisa berkeliling di negara-negara Arab itu terserah kemauannya. Mengapa Wahabi tidak memerangi mereka? Mengapa Wahabi menerima mereka dengan tangan terbuka, sementara di Irak mereka ingin mengangkat senjata berperang melawan Amerika?

3. Sesuai dengan pernyataan mereka bahwa Rafidhi Safawi adalah sekutu Amerika dan pembela Israel. Apakah mereka dapat memberikan keterangan mana negara Islam yang bertahun-tahun memutuskan hubungannya dengan Amerika dan diembargo? Masyarakat mana di Lebanon yang mampu mengalahkan Israel? Dan siapa yang selama ini mengadakan kerja sama dengan Israel? Ketika Hizbullah berperang melawan Israel, siapa yang mengharamkan segala bentuk bantuan kepada Hizbullah?

4. Apakah orang-orang Ahli Sunah Irak dibunuh oleh Syi’ah, ataukah orang-orang Ahli sunah dan sekutu mereka dari sisa-sisa anggota partai Ba’ts yang membantai orang-orang Syi’ah?

Apakah Ayatullah Sayyid Muhammad Baqir al-Hakim bersama tiga ratus orang di Najaf berasal dari Ahli Sunah?

Apakah lebih dari seribu orang di Kazhimain yang tewas berasal dari Ahli Sunah?

Kematian paling mengenaskan dalam beberapa tahun terakhir ini di Hilla. Di sana tewas 400 orang dan semuanya dari Syi’ah. Apakah pembantaian ribuan orang yang terjadi di Kufah, Karbala, Najaf dan Hilla dilakukan juga oleh orang-orang Syi’ah?

5. Kalian mengatakan bahwa apa yang diambil secara paksa harus direbut kembali secara paksa. Tahukah kalian bahwa pemerintah Irak saat ini terbentuk setelah melalui pemilihan bebas yang diawasi oleh pengawas internasional. Setelah itu dipilih secara demokrasi anggota parlemen, presiden dan perdana menteri. Hal yang belum pernah terjadi di negara Arab Saudi, tempat tinggal kalian. Kalian mengatakan bahwa mereka mengambil kekuasaan dengan kekerasan. Apakah kalian ingin mengatakan bahwa negara kalian adalah negara yang muncul berdasarkan demokrasi?

6. Mungkin akan sangat baik sekali bila kita menengok data statistik yang ada. Irak terdiri dari lebih dari 60 persen Syiah, 20 persen Kurdi sunni dan 20 persen Arab Sunni. Dengan data ini, kalian ingin mengatakan bahwa 20 persen Arab Sunni harus berkuasa atas 80 persen dari jumlah penduduk Irak lainnya? Itupun dengan kekerasan? Selain itu, pekerjaan seperti itu di dunia kini adalah tidak mungkin. Tidak masuk akal dan juga tidak logis. Buat seorang awam saja hal ini tidak masuk akal, bagaimana bisa para ulama dan dosen percaya dengan logika seperti ini?

7. Siapa yang membuat karikatur yang menghina Nabi Muhammad saw?

Siapa yang menulis buku ayat-ayat setan dan siapa yang melindungi penerbitan buku itu?

Siapa yang menganggap Islam sebagai agama kekerasan dan barbar?

Siapa yang menguasai Masjidul Aqsha, kiblat pertama kaum muslimin dan menjadikannya sebagai ibu kotanya? Saat ini, tanah-tanah kaum muslimin di bawah cengkeraman tentara mereka.

Kalian meninggalkan semua itu dan mengobarkan peperangan sesama kaum muslimin yang manfaatnya kembali kepada musuh-musuh Islam.

Apakah rasa cinta kalian kepada agama yang memerintahkan kalian melakukan hal ini?

8. Deklarasi yang kalian tanda tangani bertentangan dengan ayat-ayat al-Quran dan hadis.

Apakah kalian lupa al-Quran mengatakan: “Dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan “salam” kepadamu: “Kamu bukan seorang mukmin” (lalu kamu membunuhnya)” (Nisa’: 94).

Apa yang membuat kalian ingin membunuh kelompok besar dari kaum muslimin yang beriman sebagai kafir? Mereka yang punya andil besar untuk perkembangan serta kemajuan Islam.

Apakah kalian telah lupa dengan hadis yang disampaikan berulang-ulang oleh Nabi Muhammad saw: “Siapa saja yang mengucapkan dua kalimat syahadat, maka jiwa, harta dan kehormatannya dilindungi”. Mengapa kalian menginjak-injak hadis ini?

Apakah kalian lupa Allah berfirman: “Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu”. (Anfal: 46). Apakah dengan perang yang ingin kalian kobarkan di Irak yang hasilnya adalah tewasnya kaum muslimin dari kedua belah pihak tidak membuat kaum muslimin menjadi lemah di hadapan musuh Islam?

9. Bila klaim kalian benar, mengapa kalian tidak mengamalkan ayat yang berbunyi: “Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya”. (Hujurat: 9) Mengapa kalian malah mengobarkan perang, padahal pihak lain mengulurkan tangan persahabatan terhadap kalian? Apakah perilaku seperti ini sesuai dengan al-Quran?

Dalam deklarasi yang kalian tanda tangani tersisip sebuah hadis dari Nabi Muhammad saw yang diriwayatkan dalam buku Sahih Muslim. Nabi Muhammad saw bersabda: “Allah menjanjikan bahwa musuh Islam tidak akan dapat menguasai kaum muslimin. Bila ada masalah yang terjadi, maka itu muncul dari perselisihan kaum muslimin sendiri”!

Kalian menukilkan hadis ini, tapi mengamalkan sebaliknya!

Apakah Nabi Muhammad saw tidak pernah memberikan aturan dalam berperang bahwa ketika berperang melawan kaum musyrikin, anak-anak dan wanita jangan dibunuh. Bagaimana mungkin kelompok dari kalian melupakan aturan Islam yang sangat manusiawi ini, ketika menghadapi sekelompok dari kaum muslimin? Dengan teror, kalian membantai semuanya.

10. Bila sebagian dari kepala-kepala negara Islam tidak mengindahkan aturan Islam ini, masih dapat diterima. Tapi, bila itu tidak diperhatikan oleh orang-orang yang disebut sebagai ulama sangat mengherankan. Mudah-mudahan mereka tidak diperalat oleh pemerintah.

Al-Quran menyebutkan bahwa pembunuhan terhadap seorang muslim mendapat laknat dari Allah, azab ilahi yang sangat pedih dan bakal kekal di neraka. “Dan barang siapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahanam, ia kekal di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutuknya serta menyediakan azab yang besar baginya”. (Nisa’: 93)

Sesungguhnya, ayat ini membuat orang yang mendengarnya bergetar. Bila seseorang menjadi penyebab bagi terbunuhnya ribuan bahkan jutaan kaum muslimin, apa yang bakal diterimanya di hari kiamat?

11. Deklarasi yang kalian tanda tangani menunjukkan bahwa kalian mengidap penyakit buruk sangka kronis terhadap Syi’ah dan pengikut Ahlul Bait. Sumbernya adalah propaganda musuh. Merasa cukup dengan data yang didapat dari isu. Menjadikan perbuatan orang-orang awam sebagai tolok ukur. Tidak pernah melakukan pendekatan dan menghakimi secara in absentia.

12. Kami mengumumkan kepada kalian bahwa ulama Syi’ah siap hadir dalam pertemuan-pertemuan kedua belah pihak ulama. Siap melakukan dialog dan diskusi dalam lingkungan persaudaraan. Ulama Syi’ah siap untuk membuktikan bahwa tuduhan yang selama ini dialamatkan ke Syi’ah hanyalah buruk sangka, propaganda musuh dan perilaku orang-orang ekstrim. Sangat tepat sekali bila dalam pertemuan itu, seluruh dari mereka yang memberikan fatwa untuk membantai semua orang Syi’ah, untuk hadir.

Selama empat tahun setelah lengsernya Sadam, ulama Syi’ah senantiasa mengajak agar semua kelompok dan rakyat Irak untuk tidak terlibat dalam konflik sektarian dan perang saudara. Saat ini, tiba giliran ulama dan pemikir Ahli Sunah untuk mengamalkan kewajiban mereka. Ulama Ahli Sunah harus berani menjelaskan kepada kelompok-kelompok yang tidak sadar ikut dalam skenario perang antara sesama muslim, untuk tidak lagi melakukan hal itu. Jangan sampai kehormatan Islam yang ada ini semakin jatuh di mata dunia. Dan yang lebih penting lagi, agar jangan sampai terulang kembali tumpahnya darah manusia tidak berdosa. Jangan sampai mereka mempermainkan hukum Islam yang diterima oleh semua kaum muslimin.

“Ya Tuhan kami! Berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil)”. A’raf: 89)

“Ya Tuhan kami! Ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami! Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang”. (Hasyr: 10)

Komentar»

1. GANDUNG - Kamis, 29 Oktober, 2009

waah… udah gelap mata tuh para bahlul berjubah di arab saudi,…
mereka mau gencet syiah,.. dan nanti pada gilirannya mereka juga akan gencet sunah. Kita harus lebih waspada terhadap orang bahlul dan pandir macam mereka dari pada sama musuh pintar tapi yang terang-terang musuh.
Syeikh-syeikh Wahabi itu sudah pada kerasukan, syahwat mereka untuk berkuasa dan membunuh sudah tak tertahankan. Semoga Saudara-saudara Ahlus Sunnah menyadari tipu daya mereka…!!

2. hiroali - Kamis, 29 Oktober, 2009

Assalamualaikum.wr.wb
Pak Qitori, sy ingin penjelasan, apakah kaum Kurdi itu salah satu mazhab juga dlm Islam atau hanya bagian dr Suku2 di irak ? Thanks.

Quito Riantori - Jumat, 30 Oktober, 2009

Setahu saya mayoritas orang-orang Kurdi bermazhab Sunni, tapi banyak dari mereka yang menikah dengan orag-orang Syiah. Di sana tidak ada masalah, sejauh kaum Wahabi Salafy memprovokasi mereka.

3. arie kariana - Kamis, 29 Oktober, 2009

terlepas dari benar-benar ada atau tidaknya pendeklarasian ini (namun saya cukup meyakini kredibilitas penulis artikel diatas), memang makin lama kami makin merasa sedih dan makin memahami sebatas kemampuan awam kesedihan rasulullah saaw dan keluarga suci beliau saaw, yaitu adanya “orang2 bodoh” yang selalu siap mengintai dan menusuk dari belakang dan samping, yang kita selalu berusaha menganggap mereka sebagai saudara ternyata ingin menghancurkan kita, yang sebenarnya Islam itu sendiri-lah yang mereka akan hancurkan secara sadar maupun tidak. saya juga mendukung bahwa tidak selayaknya kami merasa takut dengan ancaman2 seperti itu, sekali lagi rasa sedih dan marah-lah yang mendominasi kami -sedih karena koq mereka nggak ngerti2 juga, marah karena yang mereka ingin redupkan adalah hujjah Allah di bumi- baik sunni maupun syiah, dimana kami telah menganalisa dan mengetahui, bahkan diantara kami banyak yang memahami pentingnya mendahulukan akhlak diatas cabang keilmuan lain, suatu hal yang untuk itulah rasulullah saaw diutus, yaitu “menyempurnakan akhlak manusia”

4. hiroali - Kamis, 29 Oktober, 2009

memang sangat disayangkan sekali pak qitori, mereka wahabi/salafy sdh terlanjur melihat Kaum Syiah bukan bagian Islam (kalo sy tdk salah, maaf mohon di koreksi) dan sebagai “penoda Ajaran Muhammad SAW’ katanya, sehingga segala dalil yg menjelaskan tentang haramnya membunuh sesama Muslim, mereka anggap angin lalu.

kalau begitu kenyataannya, bagaimana yah sikap kita dan para kaum tertindas menghadapi kaum yg telah terlanjur mencap kaum Syiah diluar Islam ini (padahal kalau kita ajak mereka berdiskusi tentang Islam, pasti wahabi lah yg sdh jauh dr Islam) ? apakah cukup berdiam diri bila kita jelas2 dihalalkan darahnya oleh mereka? Wajibkah kita merespon segala pernyataan perang mereka terhadap kaum Syiah ? Wassalam

Quito Riantori - Jumat, 30 Oktober, 2009

Usahakan jangan membalas kebodohan dg kebodohan, kekerasan dg kekerasan…

5. gettoiwan - Sabtu, 31 Oktober, 2009

SALAFY-SALAFY……….PENGIKUTMU HANYA ORANG BODOH DAN KERAS HATI SAJA SEBENARNYA.

6. kak mimin - Sabtu, 31 Oktober, 2009

Bapak qitori , saat ini kita memang sudah melihat kaum wahabi yang berlindung dibawah propaganda yang manis yang ditujukan khususnya di dunia kampus, mereka berbondong bondong menyambutnya dengan semangat kejuangan yang tinggi. apakah mereka tidak menyadari misi yang diemban kaum wahabi? bahkan kami melihat mereka mengambil saudara saudara kita sunny untuk menjadi pemimpin mereka. inilah tipu muslihat kaum wahabi demi tercapai tujuannya mereka memperalat . saat ini marilah kita buka mata hati kita tidak memberi kesempatan pada kaum wahabi untuk berkembang dan menjalankan politik adu dombanya pada kita kaum muslimin. semoga Allah SWT meridhoi kita dan perjuangan kita.Mari kita waspadai segala tipu muslihat kaum wahabi yang berkedok dalam kaegiatan sosial, Pendidikan dan yang lainnya.Mari kita saling bergandengan tangan sesama saudara muslim karena ada musuh yang menjelmakan diri sebagai sosok pahlawan.

7. Fathy Farhat khan - Rabu, 4 November, 2009

Assalamu’alaikum, salam kenal….Subhanallah, tulisan yang selain memberikan pencerahan ide baru juga sangat inspiratif kawan, nice blog, keep on blogging!!!🙂 artikel-artikel untuk menjadi muslim kaya juga bisa aku temukan di sini : http://muslim-kaya.blogspot.com/

8. taufik hidayat - Senin, 9 November, 2009

saya sangat terenyuh akan tulisan anda diatas bahwa memang ada propaganda terhadap islam. seharusnya kita ikuti kutipan orang suci yang satu ini” UTAMAKANLAH AKAL PIKIR MAKA KAU AKAN JADI PEMILIK ZAMAN DAN JANGAN KAU IKUTI HAWA NAFSU KARNA KAU AKAN DIPERBUDAK OLEH ZAMAN” renungilah kata2 tersebut wahai saudara semuslim(sunni-syi’ah) karena ini hikmahnya sangat luas dan dalam, makasih.

kikiyosua - Rabu, 11 November, 2009

Saya juga begitu.Saya heran juga melihat mereka,apalagi saat saya membaca tulisan tulisan mereka di internet yang terkesan ngawur .Kemudian juga mereka bisa memelintir berita berita,bahkan sejarahpun mereka pelintir.Banyak tuliasan tulisan mereka yang saya katakan seperti sebuah koran yang memuat judul yang penuh sensasi berusaha merebut perhatian pembaca untuk menaikkan oplah.Saya tahu para wahabiyyin tersebut sering memelintir berita dan sejarah,karena saya sering membaca majalah majalah tahun tujuh puluhan dan delapan puluhan,yang kadang saya bertanya dalam hati saya ,apakah para wahabi itu memang tidak tahu atau sengaja mau menyesatkan orang agar tujuannya tercapai untuk memprovokasi orang yang kurang mendapatkan informasi?.

9. abu thurab - Minggu, 15 November, 2009

jangan heran dengan ulah para wahabi/salafy, namanya juga mental yahudi. mereka itu termasuk golongan nashibi jadi menghalalkan segala cara untuk menghancurkan para pengikut ahlul bayt. tapi yakinlah bahwa allah itu tidak tidur, nasib mereka kelak akan sama dengan pasukan yg ikut dalam perang ahzab pada zaman rasulullah saww.

10. hiroali - Rabu, 25 November, 2009

Pak Qitori atau siapa saja yg tahu, tolong dilihat situs wahabi satu ini dan mohon penjelasannya, mrekapun ternyata membuat pernyataan kafir dan memerangi kerajaan Ibnu Saud
apakah benar yah,….?

http://www.arrahmah.com/index.php/blog/read/1433/surat-dari-penjara-saudi-untuk-ummat-islam

thanxs

Quito Riantori - Kamis, 26 November, 2009

@Hiroali
Itu benar. Wahabi vs Wahabi…itu hal biasa. Masing2 kelompok punya penafsiran sendiri atas ajaran mereka sendiri.

hiroali - Jumat, 27 November, 2009

syukron

11. ariefmas - Jumat, 25 Desember, 2009

Sunni? Semua ngaku sunni.
Ahlusunah la waljamaah pun ngaku sunni.
Banyak umat awam yg bingung. Pemberitaan sunni perang dg syiah, sunni ngebom sana sini, sunni TO densus sembunyi di pesantren.
Pengaburan makna sunni bagi awamul.

12. Waspadalah! Wahabi Salafy Merencanakan Mengadu Domba Sunni Syiah « Salafytulen's Blog - Senin, 12 April, 2010
13. jun - Selasa, 29 November, 2011

makin gila2 tuh kebelingerannya,,,,astarfirullah hul adzim,,,,ya Allah sadarkan saudara2 kami para wahabi itu y Rabb,,brikanlah pmahaman yg lurus kpada mreka Y Allah,,,AMiinnnn

14. erwin - Kamis, 26 September, 2013

mari kita sama” menyatukan umat islam,hammas (sunni) dan hezbollah (syah) mereka bersama” membela palestina dari cengkraman zionis israel ,mari kita bongkar kebusukan wahabi..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: