jump to navigation

Hadis2 Nabi Saw Tentang KEMATIAN (1) Senin, 12 Maret, 2012

Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan, Kearifan Universal, Khazanah Hikmah Ahlul-Bayt, Mutiara Kearifan.
trackback

(1) Nabi Saw bersabda, “Orang yang paling merugi perniagaannya adalah orang yang menghabiskan hidupnya dalam angan-angan, tetapi dia tidak berkesempatan menggapai keinginannya, lalu dia mati tanpa membawa bekal dan menghadap kepada Allah Swt tanpa memiliki alasan (hujjah).” (Nahjul Fashahah, hadis no. 109)

(2) Nabi Saw bersabda, “Ketika kematian menjemput seorang pencari ilmu, maka dia mati syahid.” (Nahjul Fashahah, hadis no. 195)
Oleh karena itu, belajarlah terus tanpa henti dengan hati yg senang dan jiwa yg lapang tanpa mengenal waktu dan tempat

(3) Nabi Saw bersabda, “Orang yang paling zuhud adalah orang yang tidak melupakan kubur dan kebinasaan, meninggalkan perhiasan dunia yang terbaik, memilih sesuatu yang kekal (akhirat) ketimbang yang fana (dunia), tidak menduga-duga hari esok dari hari sekarang (kapan kematian bakal datang), dan (bahkan) menganggap dirinya sendiri sebagai orang yg telah mati.” (Nahjul Fashaha, hadis no. 271)

(4) Nabi Saw bersabda, “Renggutan kematian yang paling ringan setara dengan 100 kali hujaman pedang.” (Nahjul Fashahah, hadis no. 123)

(5) Nabi Saw bersabda, “Malulah kepada Allah dg sebenar2nya. Siapa yang malu kpd Allah dg sebenar2nya, hendaklah menjaga kepala dan apa yg dikandungnya, menjaga perut dan apa yg ditampungnya, dan mengingat kematian dan kebinasaan (yg bakal menimpanya). Siapa yg menginginkan akhirat, hendaklah meninggalkan perhiasan dunia. Siapa yg melakukan itu semua, dia sungguh telah malu kpd Allah dg sebenar2nya.” (Nahjul Fashahah,hadis no. 275)

__________________%%%__________________

Komentar»

1. kebenaran - Senin, 12 Maret, 2012

mencerahkan

sinta multazimah - Minggu, 24 Februari, 2013

betul sahabat ini sangat mencerahkan🙂

2. diksa harsa fadlullah - Minggu, 27 Mei, 2012

sangat bermamfaat sekali .,.,.trims,.,.

3. wandi - Selasa, 22 Januari, 2013

Nabi Saw bersabda, “Ketika kematian menjemput seorang pencari ilmu, maka dia mati syahid.” (Nahjul Fashahah, hadis no. 195)
Oleh karena itu, belajarlah terus tanpa henti dengan hati yg senang dan jiwa yg lapang tanpa mengenal waktu dan tempat
Tanya: ilmu apa yang membuat orang bisa mati syahid??

4. sinta multazimah - Minggu, 24 Februari, 2013

saya suka banget . bisa meningkatkan kadar keimanan saya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: