jump to navigation

MASIH MAU MENGONSUMSI KAPITALISME? Jumat, 27 Januari, 2012

Posted by Quito Riantori in Bebas, Artikel, Opini, Bilik Renungan, Apa Kabar Indonesia?.
add a comment

Quito R. Motinggo

Tingkat angka pembunuhan di Amerika Serikat adalah 4 sampai 8 kali lebih besar daripada negara2 besar di Eropa dan Jepang. Jelas hal ini tak memiliki kaitan dgn faktor2 yg diwariskan dan pasti ada sesuatu yang membuat masyarakat Amerika lebih cenderung melakukan kekerasan.

Pertama-tama adalah, ada standar nilai yang tinggi thd keberhasilan atau kesuksesan yang memudahkan banyak orang lebih frustrasi.

Yang ke-2, jika Anda tidak bisa sukses dg cara yg sah, Anda mungkin akan mempertimbangkan cara yg tidak legal, atau bahkan dengan cara kekerasan.
Jadi, rendahnya tingkat2 sosioekonomi lebih mencenderungkan (banyak orang) utk melakukan kejahatan.

Yang ke-3, ada bagian sisi budaya (subcultures) termasuk di Amerika, seperti gangster, keluarga mafia, dan kelompok-kelompok macho, di mana hal itu menjadi dorongan untuk melakukan tindak kejahatan.

Yang ke-4, beberapa faktor lainnya termasuk di dalamnya sisi budaya (subculture) yang menciptakan stres :

(1) konflik yg kuat antar nilai-nilai, seperti superioritas orang kulit putih atau superioritas kaum pria dan kesempatan2 yg sama (equal opportunities).

(2) rasa ketidakadilan yang dicabut dan dihilangkan. (sekarang sudah/sedang terjadi di negeri ini, anak mencuri dihukum 15 tahun, org dewasa (Afriyani Susanti) yg menabrak (membunuh) 9 org hanya dihukum 6 tahun)

(3) pengaruh ekonomi, rasialisme, kejahatan sexual, dan semacamnya.

dan (4) kepercayaan akan suatu penegakkan hukum – the establishment – (seperti polisi atau pengadilan) yang mengatasi situasi lokal dengan buruk.
Singkatnya, jika Anda miskin, melawan pendiskriminasian atau pembedaan, distreskan, ditindas, termasuk di dalamnya sebuah subkultur kekerasan, dan juga sedikitnya harapan untuk memperbaiki kondisi masyarakat, maka semua ini bisa menjadi kesempatan masyarakat secara umum untuk menjadikan kemarahan dan agresivitas mereka meledak. Masih Mau Mengonsumsi Kapitalisme? (Quito Riantori, Anger Management, 2006)

Toleransi vs Intoleransi Rabu, 25 Januari, 2012

Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan, Kearifan Universal, Mutiara Kearifan.
add a comment


“Intoleransi adalah suatu bentuk egoisme, dan mengutuk egoisme secara intoleran adalah untuk berbagi.” ~ George Santayana

“Kemarahan dan intoleransi adalah musuh kembar atas pemahaman yang benar.” ~ Mahatma Gandhi

“Intoleransi selalu dikutuk pada setiap masa dan di setiap tempat.” ~ Samuel Davies

“Toleransi selalu memiliki batas – Toleransi tidak bisa mentolerir Intoleransi!” ~ Sidney Hook

Nabi Muhammad Saw bersabda, “Aku diutus membawa ajaran yang lurus dan TOLERAN (samhah). Siapa yang menyalahi sunnahku, dia bukan bagian dariku. (Nahjul Fashahah, hadis no. 1089)

BENARKAH NABI SAW HIJRAH PD BULAN MUHARRAM? Senin, 28 November, 2011

Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan.
2 comments


Kapankah tepatnya beliau hijrah ke Madinah?
Beragam informasi dijumpai pada kitab-kitab tarikh tentang peristiwa itu. Imam at-Thabari dan Ibnu Ishaq menyatakan, “Sebelum sampai di Madinah (waktu itu bernama Yatsrib), Rasulullah SAW singgah di Quba pada hari Senin 12 Rabi’ul Awwal tahun 13 kenabian atau 24 September 622 M waktu Dhuha (sekitar jam 8.00 atau 9.00). (lagi…)

ALLAH TIDAK PERNAH MEMERINTAHKAN NABI IBRAHIM AS UTK MENYEMBELIH PUTRANYA ISMAIL AS. Kamis, 17 November, 2011

Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan.
2 comments


ILHAM D. SANNANG

Sebentar lagi Idul Adha, atau Idul Kurban.
Hari besar umat Islam ini dirayakan untuk mengingat kisah Ibrahim yang berencana untuk menyembelih anaknya, dalam rangka mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah. Namun, rencana menyembelih anaknya ini digagalkan oleh Allah: sang anak selamat, tidak jadi dikorbankan. Alih-alih, korban manusia itu diganti dengan korban biri-biri. Si hewan disembelih, lalu dagingnya dibagi-bagikan ke orang-orang yang membutuhkan, terutama fakir miskin. Hikmahnya jelas: untuk mendekatkan diri kepada Allah (ber-taqarrub, dengan ber-qurban), kita harus menolong sesama manusia. (lagi…)

IBADAH YANG CEPAT MENDATANGKAN RIDHA ALLAH Jumat, 28 Oktober, 2011

Posted by Quito Riantori in All About Love, Bilik Renungan.
4 comments

Quito Riantori Motinggo

Hujan teringatkan aku
Tentang satu rindu

Dimasa yang lalu
Saat mimpi masih indah bersamamu

Terbayang satu wajah

Penuh cinta penuh kasih
Terbayang satu wajah
Penuh dengan kehangatan
Kau ibu Oh ibu
(lirik Opick : Satu Rindu)
(lagi…)

Khazanah Hikmah @ My Facebook Oktober 2011 Senin, 10 Oktober, 2011

Posted by Quito Riantori in Khazanah Hikmah from My FB.
1 comment so far

Jika Anda tidak mencoba untuk melampaui apa yg sudah Anda kuasai, Anda tak pernah bisa tumbuh! ~ Ralph Waldo Emerson

Cinta adalah sebuah kata yg istimewa. Saya hanya menggunakannya jika memang saya membutuhkannya. Jika engkau terlalu banyak mengumbar kata2 cinta, maka nilainya menjadi rendah & murahan! ~ Ray Charles (lagi…)

Setan & Golongan Setan (Hizb al-Syaithan) Bagian ke-2 Jumat, 9 September, 2011

Posted by Quito Riantori in Artikel, Bilik Renungan.
1 comment so far

5 PEKERJAAN SETAN ATAS MANUSIA

Di dalam al-Quran yang mulia disebutkan 5 pekerjaan utama setan secara gamblang yg antara lain :

1. Menakut-nakuti manusia dengan kefakiran & menyuruh berbuat keji :

“Setan mengancam kamu dengan kefakiran dan menyuruh kamu berbuat keji.” (QS 2:268) (lagi…)

Khazanah Hikmah Ahlul-Bayt Nabi Saw Rabu, 7 September, 2011

Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan, Khazanah Hikmah Ahlul-Bayt, Mutiara Kearifan.
1 comment so far

Imam Ali as : “Wahai hamba Allah, jgn tergesa2 mencela seseorg krn dosanya; siapa tahu brgkali Allah telah mengampuninya?! Dan jgn sekali2 meremehkan dosamu sendiri yg pernah kau lakukan, betapa pun kecilnya; siapa tahu brgkali kau akan mendpt azab Allah karenanya?!” (Nahjul Balaghah)
(lagi…)

Beragama dengan Empati Kamis, 25 Agustus, 2011

Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan.
1 comment so far


Jalaluddin Rakhmat

Pada suatu hari, Nabi Muhammad SAW berbicara di mimbarnya: “Maukah aku kabarkan kepada kalian orang yang paling jahat di antara kalian?” Tentu ya Rasul Allah.
“Yang paling jahat di antara kalian ialah yang makan sendirian, yang memukul orang (budak) yang berbakti kepadanya, dan yang menolak pemberian.” “Maukah aku beritahukan yang lebih jahat dari itu? (Yaitu) Yang tidak menyelamatkan orang yang tergelincir dan tidak memaafkan orang yang bersalah. Maukah aku beritahukan orang yang paling jahat dari semuanya itu?” Tentu ya Rasul Allah. “Yang membenci orang dan orang pun membencinya.” (Bihar al-Anwar 75:186; Mu’jam al-Kabir, hadis 10775) (lagi…)

Jauhilah Perbuatan Ghibah! Kamis, 18 Agustus, 2011

Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan, Mutiara Kearifan.
add a comment


* Abu Dzarr bertanya, “Ya Rasulullah, apa itu ghibah?”
Rasulullah Saw menjawab, “Jika kamu menyebutkan sesuatu (keburukan) yg dilakukan saudaramu, maka kamu telah berghibah dan jika sesuatu (keburukan) itu tdk dilakukannya, maka kamu telah memfitnah (buhtan) nya.” (Telaah 40 Hadis oleh Imam Khomeini, hlm. 361-362) (lagi…)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 41 pengikut lainnya.