jump to navigation

APAKAH KRITIK = BENCI? Senin, 26 Maret, 2012

Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan, Kearifan Universal, Khazanah Hikmah Ahlul-Bayt, Khazanah Hikmah from My FB, Mutiara Kearifan.
add a comment


Quito R Motinggo.

“Barangsiapa yang mencintaimu akan mengkritikmu”

~ Imam Alias, Bihar al-Anwar 78 : 12

ORANG yang benar-benar tulus mencintai kita adalah orang yang penuh perhatian kepada kita. Orang seperti itu senantiasa berkeinginan agar kita menjadi semakin baik dan semakin sukses. (lebih…)

Iklan

KEARIFAN UNIVERSAL Rabu, 21 Maret, 2012

Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan, Kearifan Universal, Mutiara Kearifan.
add a comment

“Jika seseorang memujimu: ‘betapa baik (shalih)-nya kamu!’ dan hal ini membuat kamu merasa lebih senang ketimbang ketika seseorang mengatakan: ‘Betapa buruknya kamu!’, maka berarti keadaan batinmu masih buruk.” ~ Llewellyn Vaughan-Lee, Travelling the Path of Love, p. 109 (lebih…)

Hadis Nabi Saw Tentang SEDEKAH Selasa, 20 Maret, 2012

Posted by Quito Riantori in Khazanah Hikmah Ahlul-Bayt, Khazanah Hikmah from My FB, Mutiara Kearifan.
add a comment

Gambar

(1) Rasulullah Saw bersabda, “Sedekah yang paling utama adalah memelihara lidah (dari janji kosong, dusta, mengadu-domba, ghibah atau mengumpat dll) .” (Nahjul Fashahah, hadis no. 405)

(2) Rasulullah Saw bersabda, “Sedekah yang paling baik adalah sedekah dari orang yang berkecukupan. Tangan di atas adalah lebih baik daripada tangan di bawah. Mulailah memberi nafkah kepada orang yang menjadi tanggunganmu.” (Nahjul Fashahah, hadis no. 401)

(lebih…)

Hadis2 Nabi Saw Tentang KEMATIAN (1) Senin, 12 Maret, 2012

Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan, Kearifan Universal, Khazanah Hikmah Ahlul-Bayt, Mutiara Kearifan.
5 comments

(1) Nabi Saw bersabda, “Orang yang paling merugi perniagaannya adalah orang yang menghabiskan hidupnya dalam angan-angan, tetapi dia tidak berkesempatan menggapai keinginannya, lalu dia mati tanpa membawa bekal dan menghadap kepada Allah Swt tanpa memiliki alasan (hujjah).” (Nahjul Fashahah, hadis no. 109)
(lebih…)