Meremehkan Shalat Menurut Muthahhari Rabu, 21 Oktober, 2009
Posted by Quito Riantori in Artikel, Bilik Renungan, Tasawwuf.12 comments
Ummu Hamidah bercerita kepada Abu Bashir bahwa menjelang wafat, Imam al-Shadiq as memanggil keluarga dan kerabatnya. Setelah semua berkumpul dan duduk di sisinya, Imam membuka mata, memandangi mereka, lalu berkata, “Syafaat kami tidak akan pernah sampai kepada orang yang meremehkan shalat.”
Setelah mengucapkan kalimat tersebut, Imam menghadap Kekasih Agung. Imam tidak mengatakan, “Syafaatku tidak akan sampai kepada orang yang meninggalkan shalat.” (lagi…)
Rahasia Menyucikan Diri Selasa, 16 Juni, 2009
Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan, Kearifan Universal, Tasawwuf.1 comment so far

Satrio Pinandito Motinggo
“A learned man who is not cleansed is more dangerous than an ignorant man.” [Imam Khomeini qs (1900 - 1989)]
Imam Khomeini, pemimpin spiritual Islam, pernah mengatakan, ”Seorang terpelajar yang tidak bersih (hatinya) lebih berbahaya ketimbang seorang jahil” 81] (lagi…)
Zikir Dapat Mengusir Setan Jumat, 12 Juni, 2009
Posted by Quito Riantori in All About Zikir, Bilik Renungan, Tasawwuf.add a comment

Imam Ali as berkata : “Zikir kepada Allah itu dapat mengusir setan” (Mizan al-Hikmah 3 : 420)
ZIKIR kepada Allah dapat mengenyahkan segala bentuk unsur negatif termasuk setan. Setan yang di dalam bahasa Arab berakar dari kata “syathana” memiliki arti : menyalahi atau menjauhi, adalah salah satu makhluk yang berani menentang perintah Allah SwT, yaitu bersujud kepada Adam as. Karena itulah ia dikatakan menyalahi perintah Allah, yang berakibat secara langsung menjadi jauh dari Rahmat-Nya, dari Kasih Sayang-Nya. Na’udzubillah. Sejak ia menjauhkan dirinya dari Rahmat Allah, ia diusir dari Surga dan menjadi makhluk-Nya yang dikutuk Allah ‘Azza wa Jalla. (lagi…)
Menyembunyikan Ibadah Rabu, 10 Juni, 2009
Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan, Tasawwuf.add a comment

Rasulullah saww bersabda, “Sesungguhnya para Wali Allah itu lebih suka dengan keadaan sebagai seorang hamba mu’min yang sedikit harta bendanya, perhatiannya selalu tertuju kepada Shalat, dan mereka selalu memperbaiki (menyempurnakan) ibadah mereka kepada Tuhannya. Mereka senantiasa menyembunyikan ketaatan mereka, sehingga jika mereka berada di tengah-tengah manusia, mereka sering tidak dihargai manusia” 54] (lagi…)
Jangan Tertipu dengan Pemahaman Raja’ Yang Keliru! Senin, 25 Mei, 2009
Posted by Quito Riantori in Tasawwuf.2 comments

Perbedaan Raja’ dan Ghurur
Oleh : Imam Khomeini (qs)
Disebabkan cinta dan bangga diri, manusia menjadi lupa diri. Apalagi ia menyangka bahwa kekurangan-kekurangan dan aib-aibnya sebagai kesempurnaan dan keindahan.
Sering kali terjadi kesalahpahaman (isytibah) berkenaan dengan sifat-sifat nafs, dan sedikit orang yang mampu membedakan dengan benar perbedaan sifat-sifat tersebut. (lagi…)
Zikir : Membersihkan Ruang “Aku” untuk Dia Selasa, 19 Mei, 2009
Posted by Quito Riantori in Artikel, Bilik Renungan, Tasawwuf.2 comments

Kebanyakan manusia itu
Seperti orang-orang yang masuk
ke dalam pasar
Hanyut dalam keramaian
Terserap dalam kerumunan
Tersihir aneka barang dagangan
Sudah Shalatkah Anda? Jumat, 1 Mei, 2009
Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan, Tasawwuf.add a comment

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa hubungan ahli kalam dan fiqih terhadap kaum sufi kurang harmonis. Banyak tuduhan-tuduhan keras ahli kalam dan fiqih ditujukan kepada ahli tasawwuf, di antaranya adalah meremehkan syariat.
Memang tercatat dalam beberapa riwayat, ada orang-orang yang mengaku Sufi yang terang-terangan tidak melakukan syariat-syariat Islam seperti shalat, berpuasa, bahkan pergi hajji.
Ditemuinya orang-orang seperti itu membuat beberapa kalangan Ahli Kalam dan Fiqih yang terkenal sangat galak, men-generalisasi bahwa semua kalangan Sufi telah melawan syariat Islam. Hal seperti ini pun terjadi di Mesir pada Abad ke 6 Hijriyyah. (lagi…)
Penglihatanmu Pada Hari Itu Amatlah Tajam Senin, 20 April, 2009
Posted by Quito Riantori in Bilik Renungan, Tasawwuf.5 comments

Allah Swt berfirman : “Sesungguhnya kamu berada dalam keadaan lalai dari ini, maka Kami singkapkan daripadamu tutup matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat tajam.” (QS Qaaf [50] ayat 22) (lagi…)
Jangan Main-main Lagi Rabu, 15 April, 2009
Posted by Quito Riantori in Artikel, Bilik Renungan, Tasawwuf.6 comments

Di dunia debu ini, berapa lama lagi
kita akan melumuri pakaian kita dengan
kotoran, batu-batu dan tanah,
bak seorang bocah?
Mari kita tinggalkan debu dan terbang
ke langit, melepaskan diri dari kekanak- kanakan
menuju kematangan!
(Rumi, Diwan i Syams : 14306 – 14307) (lagi…)
Kepada Penyair Besar Sutardji Calzoum Bachri Kamis, 2 April, 2009
Posted by Quito Riantori in Puisi & Syair, Tasawwuf.8 comments

